Profil David Rush, Eks Pejabat CIA Miliki 303 Emas Batangan Bermodal Ijazah Palsu
Jum'at, 29 Mei 2026 - 10:59 WIB
loading...
A
A
A
Namun audit internal CIA menemukan aset tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sebagian kecil ditemukan di ruang penyimpanan dekat kantornya, tetapi sebagian besar hilang.
FBI kemudian menggerebek rumah Rush di Virginia pada 18 Mei 2026.
Dalam penggerebekan itu, FBI menemukan sekitar 303 emas batangan, masing-masing berbobot sekitar 1 kilogram. Nilainya diperkirakan melampaui USD40 juta berdasarkan harga emas saat ini.
Selain emas, aparat juga menyita sekitar USD2 juta uang tunai dan sekitar 35 jam tangan mewah, banyak di antaranya merek Rolex.
Temuan tersebut langsung memicu kehebohan di Amerika Serikat karena jarang ada pejabat intelijen senior yang diduga menyimpan aset bernilai fantastis secara ilegal di rumah pribadi.
Media-media AS menyebut kasus ini seperti cerita film spionase, tetapi terjadi di dunia nyata.
Dan Meyer, seorang mitra di firma hukum Tully Rinckey yang mengkhususkan diri dalam masalah izin keamanan, mengatakan kepada The New York Post bahwa puluhan juta dolar dalam bentuk batangan emas dan mata uang AS tampaknya merupakan sumber daya yang akan digunakan dalam operasi AS di luar negeri. "Yang dialihkan untuk penggunaan pribadinya," katanya.
"Saya ragu ini berasal dari sumber asing," imbuh dia.
Mantan petugas operasi staf CIA, Tracy Walder, mengatakan kepada The New York Post bahwa dia terkejut Rush berhasil berbohong untuk mendapatkan pekerjaan dengan izin keamanan rahasia tingkat tinggi dan mendapatkan begitu banyak emas dari agensi tersebut.
"Fakta bahwa ini lolos dari pengawasan membuat saya khawatir bahwa ada orang lain yang juga lolos dari pengawasan," katanya.
FBI kemudian menggerebek rumah Rush di Virginia pada 18 Mei 2026.
Dalam penggerebekan itu, FBI menemukan sekitar 303 emas batangan, masing-masing berbobot sekitar 1 kilogram. Nilainya diperkirakan melampaui USD40 juta berdasarkan harga emas saat ini.
Selain emas, aparat juga menyita sekitar USD2 juta uang tunai dan sekitar 35 jam tangan mewah, banyak di antaranya merek Rolex.
Temuan tersebut langsung memicu kehebohan di Amerika Serikat karena jarang ada pejabat intelijen senior yang diduga menyimpan aset bernilai fantastis secara ilegal di rumah pribadi.
Media-media AS menyebut kasus ini seperti cerita film spionase, tetapi terjadi di dunia nyata.
Dan Meyer, seorang mitra di firma hukum Tully Rinckey yang mengkhususkan diri dalam masalah izin keamanan, mengatakan kepada The New York Post bahwa puluhan juta dolar dalam bentuk batangan emas dan mata uang AS tampaknya merupakan sumber daya yang akan digunakan dalam operasi AS di luar negeri. "Yang dialihkan untuk penggunaan pribadinya," katanya.
"Saya ragu ini berasal dari sumber asing," imbuh dia.
Mantan petugas operasi staf CIA, Tracy Walder, mengatakan kepada The New York Post bahwa dia terkejut Rush berhasil berbohong untuk mendapatkan pekerjaan dengan izin keamanan rahasia tingkat tinggi dan mendapatkan begitu banyak emas dari agensi tersebut.
"Fakta bahwa ini lolos dari pengawasan membuat saya khawatir bahwa ada orang lain yang juga lolos dari pengawasan," katanya.
Lihat Juga :