Tentara Israel Gunakan Peti Mati sebagai Alat Penyiksaan pada Tahanan Palestina

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:27 WIB
loading...
Tentara Israel Gunakan...
Iman Nabhan disiksa di dalam peti mati oleh tentara Israel. Foto/rt
A A A
TEL AVIV - Seorang pria Palestina mengatakan kepada RT bahwa pasukan Israel mengurungnya di dalam kotak mirip peti mati selama lebih dari dua minggu setelah ia menolak menjadi informan. Pengakuan itu muncul di tengah meningkatnya tuduhan penyiksaan di fasilitas penahanan Israel.

Iman Nabhan mengatakan ia ditahan di dalam “wadah besi dengan kotak kayu di dalamnya,” di mana tangan dan kakinya diikat.

Ia mengklaim selama penahanannya, personel Israel memberinya makan melalui lubang dan membiarkannya keluar hanya selama satu menit setiap kali ia perlu menggunakan toilet.

“Sepertinya mereka ingin membuat saya merasa seperti sudah mati sehingga mereka bisa mendapatkan informasi apa pun yang mereka inginkan,” ujar Nabhan. “Saya tinggal di dalam peti mati itu selama 15 hari. Saya merasa seperti hidup di dalam tubuh yang sudah mati.”

Mantan tahanan itu mengatakan pasukan Israel mencoba menekannya untuk bekerja sama dengan menawarkan uang, perjalanan ke luar negeri, dan kesempatan perawatan medis untuk ibunya, yang semuanya ia tolak.

Kesaksian ini muncul ketika Israel menghadapi tuduhan yang semakin meningkat atas perlakuan terhadap warga Palestina dan aktivis pro-Palestina dalam tahanannya.

Awal pekan ini, anggota Australia dari Armada Global Sumud yang menuju Gaza menuduh pasukan Israel melakukan pemerkosaan, pelecehan seksual, pemukulan, penghinaan, dan penyiksaan setelah mereka ditahan dan dideportasi.

Sebelumnya, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir secara pribadi mengunggah rekaman para aktivis armada yang ditahan berlutut dengan tangan terikat setelah Israel mencegat konvoi bantuan tersebut.

Dalam salah satu video, ia terlihat mengibarkan bendera Israel dan mengejek para tahanan, mengatakan kepada mereka, “Selamat datang di Israel, kami adalah tuan tanahnya.”

Ben-Gvir, yang mengawasi sistem penjara Israel, telah berulang kali mengambil sikap keras terhadap Palestina, mendukung undang-undang yang mewajibkan hukuman gantung bagi mereka yang dituduh melakukan terorisme, dan mengklaim para tahanan harus menerima “minimal dari yang minimum” dalam hal makanan.

Menteri Israel itu juga secara terang-terangan menolak kedaulatan bangsa Palestina. Pada bulan November, ia mengklaim, “Tidak ada yang namanya ‘rakyat Palestina’.”

Baca juga: Irlandia Larang Impor dari Permukiman Israel Mulai Pertengahan Juli
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Menkum Supratman: Tarif...
Menkum Supratman: Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Berita Terkini
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved