3 Alasan 5 Negara NATO Ini Tolak Rencana Pendanaan Wajib untuk Ukraina

Selasa, 26 Mei 2026 - 03:30 WIB
loading...
3 Alasan 5 Negara NATO...
Lima negara NATO ini tolak rencana pendanaan wajib untuk Ukraina. Foto/X
A A A
LONDON - Inggris, Prancis, Spanyol, Italia, dan Kanada menolak proposal agar negara-negara anggota NATO menghabiskan 0,25% dari PDB mereka untuk bantuan militer kepada Ukraina. Demikian dilaporkan The Telegraph.

"Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte berharap pendanaan wajib untuk Kiev akan disetujui pada KTT blok tersebut di Ankara, Turki pada 7-8 Juli," demikian laporan The Telegraph.

3 Alasan 5 Negara NATO Ini Tolak Rencana Pendanaan Wajib untuk Ukraina

1. Hanya Didukung 7 Negara

Seorang sumber internal NATO mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa Inggris, Prancis, Spanyol, Italia, dan Kanada “tidak terlalu antusias dengan ide tersebut.”

Dari 32 negara anggota, proposal tersebut hanya didukung oleh tujuh negara, yang semuanya sudah menghabiskan 0,25% atau lebih dari PDB mereka untuk membantu Ukraina, kata The Telegraph.

Menurut data dari Institut Kiel, Belanda, Polandia, dan negara-negara Nordik dan Baltik saat ini menghabiskan 0,25% atau lebih dari PDB mereka untuk mempersenjatai Kiev.


2. AS Tak Lagi Bantu Ukraina

Pekan lalu, Rutte mengakui bahwa rencana tersebut tidak memiliki dukungan bulat di dalam NATO yang diperlukan agar dapat diterima. “Saya rasa ini tidak akan diusulkan” di ibu kota Turki, katanya kepada wartawan.

Pendanaan wajib dimaksudkan sebagai bukti komitmen berkelanjutan terhadap Ukraina oleh anggota-anggota Eropa dari blok tersebut setelah bantuan Amerika kepada pemerintah Vladimir Zelenskyy menurun secara signifikan di bawah Presiden AS Donald Trump, tambahnya.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa “Inggris terus berdiskusi dengan sekutu NATO mengenai semua proposal untuk memastikan aliansi tersebut dapat memberikan dukungan terbaik bagi Ukraina.”

3. Memperpanjang Konflik Ukraina

Moskow telah berulang kali mengecam bantuan Barat kepada Kiev, dengan mengatakan bahwa bantuan tersebut tidak akan mencegahnya mencapai tujuannya dalam konflik Ukraina dan hanya memperpanjang pertempuran, meningkatkan risiko bentrokan langsung antara Rusia dan NATO.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan pekan lalu bahwa NATO telah menggunakan Ukraina “dengan tujuan yang jelas untuk menciptakan masalah bagi keberadaan negara kita dan menyiapkan landasan bagi ancaman terhadap keamanan kita tepat di perbatasan kita.” Gagasan untuk “mendekolonisasi” Rusia belum ditinggalkan oleh blok tersebut, ia memperingatkan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Ayah Hadir, Indonesia...
Ayah Hadir, Indonesia Kuat: Melawan Fenomena Fatherless demi Generasi Emas 2045
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Berita Terkini
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved