Siapa Tulsi Gabbard? Direktur Intelijen AS yang Rela Mundur karena Pilih Dampingi Suaminya Didiagnosis Kanker Tulang

Minggu, 24 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Kepergiannya akan menciptakan kekosongan dalam peran penting yang mengawasi 18 lembaga yang membentuk komunitas intelijen nasional di tengah perang dengan Iran.

3. Tidak Mendukung Intervensi Militer ke Iran

Gabbard, mantan anggota parlemen Demokrat yang memisahkan diri dari partainya untuk mendukung Trump pada tahun 2024, dilantik pada Februari 2025. Ia selalu menentang intervensi militer di Iran sepanjang karier politiknya.

Saat tampil di hadapan Kongres awal tahun ini, Gabbard tidak menyatakan dukungan untuk perang yang sedang berlangsung, dengan mengatakan kepada para anggota bahwa terserah presiden untuk menentukan apa yang dianggap sebagai "ancaman yang akan segera terjadi."

Pada bulan Maret, ajudan utama Gabbard, Joe Kent, yang memimpin Pusat Kontraterorisme Nasional, mengundurkan diri, dengan mengatakan "Iran tidak menimbulkan ancaman yang akan segera terjadi bagi negara kita." Gabbard mengatakan kepada para anggota parlemen bahwa pernyataan Kent membuatnya khawatir, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

"Pada akhirnya, kami telah memberikan penilaian intelijen kepada presiden dan presiden dipilih oleh rakyat Amerika dan membuat keputusannya sendiri berdasarkan informasi yang tersedia baginya," katanya.

Sebelum pemboman fasilitas nuklir Iran pada tahun 2025, Trump mengatakan Gabbard "salah" ketika ia bersaksi kepada para anggota parlemen awal tahun itu bahwa Iran tidak sedang membangun senjata nuklir. Setelah Trump menolak penilaian tersebut, Gabbard menuduh media "mengambil kesaksian saya di luar konteks."

Gabbard juga menimbulkan kekhawatiran pada bulan Januari ketika ia muncul di markas pemilihan di Fulton County, Georgia, sementara FBI menjalankan surat perintah penggeledahan dan mengambil surat suara serta catatan lain yang terkait dengan pemilihan 2020. Partai Demokrat mempertanyakan mengapa kepala intelijen terlibat dalam operasi penegakan hukum domestik.

4. Memecat Lebih 1.300 Pegawainya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Kebakaran Hutan Kanada,...
Kebakaran Hutan Kanada, Laga Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina Ditunda?
Rekomendasi
Publik Inggris Terbelah,...
Publik Inggris Terbelah, Tuchel Tolak Mundur
Pesan Prabowo ke Siswa...
Pesan Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Anak Indonesia Tak Boleh Kalah dari Negara Lain
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Berita Terkini
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved