Siapa Tulsi Gabbard? Direktur Intelijen AS yang Rela Mundur karena Pilih Dampingi Suaminya Didiagnosis Kanker Tulang

Minggu, 24 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
Siapa Tulsi Gabbard?...
Tulsi Gabbard mundur sebagai direktur intelijen AS karena suaminya mengidap kanker tulang. Foto/X/@sentdefender
A A A
WASHINGTON - Tulsi Gabbard mengatakan pada hari Jumat bahwa ia mengundurkan diri sebagai direktur intelijen nasional, setelah suaminya didiagnosis menderita kanker tulang langka.

Dalam surat kepada Presiden Trump, Gabbard mengatakan pengunduran dirinya akan berlaku efektif pada 30 Juni.

Siapa Tulsi Gabbard? Direktur Intelijen AS yang Rela Mundur karena Pilih Dampingi Suaminya Didiagnosis Kanker Tulang

1. Ingin Mendampingi Suaminya

"Suami saya, Abraham, baru-baru ini didiagnosis menderita kanker tulang yang sangat langka. Ia menghadapi tantangan besar dalam beberapa minggu dan bulan mendatang. Saat ini, saya harus mundur dari pelayanan publik untuk berada di sisinya dan sepenuhnya mendukungnya melalui perjuangan ini," katanya, dilansir CBS. "Saya tidak dapat dengan hati nurani yang baik memintanya untuk menghadapi perjuangan ini sendirian sementara saya terus berada di posisi yang menuntut dan menyita waktu ini."

Gabbard mengatakan suaminya telah menjadi "penopang" baginya selama 11 tahun pernikahan mereka, yang mencakup penugasan militer, kampanye politik, dan perannya dalam pemerintahan Trump.

"Kekuatan dan cintanya telah menopang saya melalui setiap tantangan," katanya, menambahkan bahwa dia "sepenuhnya berkomitmen untuk memastikan transisi yang lancar dan menyeluruh dalam beberapa minggu mendatang."

Trump memuji Gabbard dalam sebuah unggahan di Truth Social, mengatakan bahwa ia "telah melakukan pekerjaan yang luar biasa." Ia mengatakan Aaron Lukas, wakil Gabbard di Kantor Direktur Intelijen Nasional, akan menjabat sebagai direktur sementara.


2. Mundur dalam Kondisi Perang Iran

Pengunduran diri Gabbard pertama kali dilaporkan oleh Fox News.

Gabbard adalah anggota Kabinet keempat yang meninggalkan pemerintahan tahun ini, menyusul kepergian Jaksa Agung Pam Bondi, Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem, dan Menteri Tenaga Kerja Lori Chavez-DeRemer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved