Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:51 WIB
loading...
A A A
“Alternatif yang dinyatakan pemerintah, yaitu mengajukan permohonan dari negara asal, tidak ada untuk warga Afghanistan. Tidak ada kedutaan besar AS di Afghanistan,” tambahnya, seraya mengeluarkan peringatan keras, “Memo ini tidak mendeportasi siapa pun hari ini. Ini memulai rantai: penolakan mengarah ke proses pengusiran, proses pengusiran mengarah ke perintah deportasi.”

Bersama dengan Afghanistan, Iran juga merupakan negara dalam daftar larangan perjalanan Presiden Donald Trump, meskipun kedua negara memiliki puluhan ribu warga negara yang belajar atau bekerja sementara di AS, atau yang sedang menunggu keputusan atas klaim suaka.

Dewan Nasional Iran-Amerika (National Iranian American Council/NIAC) mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka “sangat prihatin” dengan keputusan USCIS, dan menyebutnya sebagai “jebakan”.

“Pemerintahan mengatakan kepada warga Iran yang telah membangun kehidupan mereka di sini secara legal: pergilah. Dan begitu Anda pergi, Anda tidak akan kembali,” kata presiden NIAC, Jamal Abdi.

“Apakah pemerintahan Trump benar-benar mengharapkan bahwa warga negara Iran yang berada di AS secara legal akan kembali ke negara asal mereka?”

Apakah negara yang sedang dilanda perang dan blokade angkatan laut yang diberlakukan oleh Trump harus mengajukan permohonan penyesuaian status yang kemungkinan besar tidak akan pernah terwujud?

Baca juga: Yordania Kutuk Penyitaan Properti oleh Israel di Dekat Masjid Al-Aqsa
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Berita Terkini
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved