Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:51 WIB
loading...
A A A
Pengacara imigrasi dengan cepat mengecam keputusan tersebut di media sosial.

"Ini bukan hanya tentang hak-hak imigran. Ini juga tentang warga negara AS. Kira-kira 1 dari 5 pasangan menikah di AS memiliki pasangan yang lahir di luar negeri. Itu bukan kelompok kecil, melainkan 21% dari rumah tangga pasangan menikah," tulis Adrian Pandev dari firma Pandev Law LLC di X.

"Ketika seorang warga Amerika menikahi seseorang yang berada di sini secara sah dengan visa, penyesuaian status adalah cara pasangannya mendapatkan kartu hijau tanpa meninggalkan negara."

Steven Brown, pengacara imigrasi yang berbasis di Texas, menunjuk pada teks manual kebijakan USCIS yang menjelaskan alasan mengapa Kongres mengizinkan penyesuaian status sejak tahun 1950-an: "Untuk memungkinkan warga negara asing tertentu yang secara fisik berada di Amerika Serikat untuk menjadi penduduk tetap yang sah tanpa menanggung biaya dan ketidaknyamanan bepergian ke luar negeri... [dan untuk] memajukan pertumbuhan ekonomi dan tenaga kerja imigran yang kuat," selain untuk tujuan persatuan keluarga dan tindakan kemanusiaan.

Memo kebijakan baru ini diperkirakan akan menghadapi tantangan hukum. Ini adalah langkah terbaru dalam tindakan keras agresif pemerintahan Trump terhadap imigrasi ilegal dan legal sejak berkuasa pada Januari 2025.

Reaksi


Asosiasi Pengacara Imigrasi Amerika menulis di X bahwa baik pemerintahan Republik maupun Demokrat "telah menerapkan proses [penyesuaian status] selama beberapa dekade, dan pengadilan telah berulang kali menegakkannya. Membalikkan hukum yang telah mapan melalui memo secara hukum dipertanyakan dan menimbulkan kekacauan yang tidak perlu."

AfghanEvac, organisasi advokasi untuk warga Afghanistan dan keluarga mereka yang membantu AS selama perang dua dekade di negara tersebut, mengatakan waktu keputusan USCIS "bukanlah suatu kebetulan".

"Ini secara langsung menargetkan orang-orang yang masuk dengan pembebasan kemanusiaan — status masuk hampir setiap sekutu Afghanistan yang tiba melalui penarikan [AS] tahun 2021," kata Shawn VanDiver, presiden organisasi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Rebut Puncak Klasemen dari Malaysia
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved