Tulsi Gabbard Mundur dari Jabatan Kepala Intelijen AS di Pemerintahan Trump

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:05 WIB
loading...
A A A
Trump telah lama fokus pada administrasi pemilihan di AS, mengklaim, tanpa bukti, bahwa pemilihan 2020 "dicuri".

Gabbard secara teratur menyatakan ia berupaya mengakhiri "persenjataan dan politisasi" komunitas intelijen.

Pada hari Jumat, beberapa anggota parlemen Partai Republik memuji Gabbard.

Senator Eric Schmitt, dalam unggahan di X, mengatakan, "Gabbard berupaya menetapkan nada akuntabilitas di seluruh pemerintahan federal, dan saya menyesal mendengar bahwa ia akan meninggalkan Administrasi."

Pengamat kebijakan luar negeri lainnya mengatakan mereka berharap pengunduran diri Gabbard akan memberikan wawasan tentang keputusan pemerintahan Trump untuk berperang.

“Tulsi Gabbard mencalonkan diri sebagai presiden, berkampanye menentang perang penggulingan rezim, dan akhirnya bertugas di pemerintahan yang melancarkan perang paling bodoh melawan Iran,” kata Matt Duss, mantan penasihat kebijakan luar negeri Bernie Sanders dan wakil presiden eksekutif di Center for International Policy, kepada Al Jazeera.

“Saya berharap setelah ia meninggalkan pemerintahan Trump, ia akan berbicara tentang bagaimana AS disesatkan ke dalam konflik yang tidak perlu lainnya,” katanya.

Baca juga: AS Dituding Berencana Dominasi Amerika Latin Sepenuhnya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved