AS Kurangi Jumlah Brigade Tempur di Eropa Menjadi 3

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:43 WIB
loading...
AS Kurangi Jumlah Brigade...
Kehadiran tentara AS akan dikurangi di Eropa. Foto/us army
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) telah mengurangi jumlah Brigade Combat Team di Eropa dari empat menjadi tiga. Langkah itu diumumkan Juru Bicara Utama Pentagon, Sean Parnell.

"Departemen Perang telah mengurangi jumlah total Brigade Combat Team (BCT) yang ditugaskan ke Eropa dari empat menjadi tiga. Ini mengembalikan kita ke tingkat BCT di Eropa pada tahun 2021," kata Parnell di X pada hari Selasa.

Keputusan ini merupakan hasil dari tinjauan komprehensif dan berlapis-lapis terhadap struktur dan penempatan pasukan AS di Eropa, tambahnya.

"Ini mengakibatkan penundaan sementara penempatan pasukan AS ke Polandia, yang merupakan sekutu teladan AS," kata Parnell.

Sebelumnya dilaporkan, Presiden AS Donald Trump mengatakan ia serius mempertimbangkan untuk menarik AS dari NATO setelah aliansi tersebut menolak untuk membantu dalam konflik dengan Iran.

“Oh ya, saya akan mengatakan [itu] di luar pertimbangan ulang,” kata Trump kepada The Telegraph ketika ditanya apakah ia akan mempertimbangkan kembali keanggotaan AS dalam aliansi tersebut setelah konflik.

Pemimpin AS mengatakan ia selalu menganggap NATO sebagai "macan kertas," dan kepemimpinan Rusia menyadari hal ini.

Baca juga: AS Waspada, Blokir Pelancong dari Zona Wabah Ebola
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved