Siapa Amin Abdullah? Satpam yang Dianggap sebagai Pahlawan dalam Penembakan Masjid di San Diego

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:37 WIB
loading...
A A A
Ia menambahkan bahwa pusat tersebut berfokus pada hubungan antaragama dan pembangunan komunitas, dan bahwa sekelompok non-Muslim telah mengunjungi masjid tersebut pada Senin pagi untuk mempelajari tentang Islam.

Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), salah satu kelompok hak sipil dan advokasi Muslim terbesar di AS, mengutuk penembakan tersebut.

“Kami sangat terganggu, tetapi sama sekali tidak terkejut, mengetahui bahwa mereka yang menyerang Pusat Islam San Diego dilaporkan termotivasi oleh kebencian anti-Muslim,” kata CAIR dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.

“Kebencian terhadap Muslim Amerika benar-benar di luar kendali. Banyak politisi telah menghabiskan tahun lalu mengklaim bahwa semua ‘Muslim arus utama’ harus dimusnahkan, bahwa masjid dan sekolah dasar Amerika harus ditutup, dan bahwa Muslim Amerika harus diusir dari negara kita. Baru minggu lalu, anggota DPR dari Partai Republik mengadakan sidang kongres untuk mengobarkan api kebencian terhadap Muslim Amerika, tempat ibadah mereka, dan bahkan anak-anak sekolah Muslim.

“Serangan mematikan terhadap sebuah masjid Amerika dapat diprediksi sekaligus tidak dapat diterima. Kebencian anti-Muslim adalah salah satu bentuk fanatisme terakhir yang masih dapat diterima dalam masyarakat Amerika, dan sudah lama waktunya toleransi terhadap kebencian ini diakhiri.”

Walikota New York Zohran Mamdani mengatakan dia merasa ngeri dengan serangan itu. “Saya ngeri dengan serangan mematikan di Pusat Islam San Diego, sebuah tindakan kekerasan anti-Muslim yang nyata,” tulisnya di X.

“Islamofobia membahayakan komunitas Muslim di seluruh negeri ini. Kita harus menghadapinya secara langsung dan berdiri bersama melawan politik ketakutan dan perpecahan.” Saya turut berduka cita atas para korban, keluarga mereka, dan seluruh komunitas yang berduka atas serangan dahsyat ini.

“Departemen Kepolisian New York (NYPD) meningkatkan penempatan personel di masjid-masjid di seluruh kota sebagai tindakan pencegahan. Saat ini tidak ada ancaman yang diketahui terhadap tempat ibadah di NYC.”

Presiden AS Donald Trump menyebut penembakan itu sebagai “situasi yang mengerikan”.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Berita Terkini
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved