Iran Janji Akan Hancurkan Banyak Pesawat AS jika Perang Kembali Berkecamuk

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:21 WIB
loading...
A A A
Kazem Gharibabadi menanggapi pernyataan baru-baru ini dari Presiden AS Donald Trump tentang penghentian sementara serangan terhadap Iran untuk memberi kesempatan pada diplomasi.

“Amerika Serikat mengatakan telah ‘sementara’ menghentikan serangan terhadap Iran untuk memberi kesempatan pada negosiasi, tetapi pada saat yang sama berbicara tentang kesiapan untuk serangan besar-besaran kapan saja. Ini berarti menyebut ‘ancaman’ sebagai ‘kesempatan perdamaian’,” katanya, dilansir Press TV.

“Iran bersatu dan siap menghadapi agresi militer apa pun. Bagi kami, menyerah tidak ada artinya; kami menang, atau kami menjadi martir.”

Diplomat Iran itu mengutip kata-kata Syahid Rajab Beigi: “Kita adalah bangsa yang besar, catat nama kita dalam sejarah; di antara semua warna kita telah memilih merah, dan di antara semua kematian kita telah memilih mati syahid.”

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan perang agresi ilegal dan tanpa provokasi terhadap Iran. Mereka membunuh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan beberapa pejabat tinggi.

Amerika Serikat dan Israel menyerang situs-situs sipil di seluruh Iran, termasuk fasilitas nuklir, sekolah, dan rumah sakit.

Amerika Serikat menolak proposal perdamaian terbaru Iran semata-mata karena bukan “surat penyerahan,” kata seorang diplomat senior Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Lahirkan Calon Juara...
Lahirkan Calon Juara Dunia, PB Pertacami Fokuskan Atlet MMA Ikut 4 Kompetisi Bergengsi
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Berita Terkini
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved