Iran Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi yang Mengirim Trump dan Netanyahu ke Neraka

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:16 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya, kelompok perang siber yang disponsori negara Iran; "Handala", juga mengeluarkan pernyataan yang mengeklaim telah mengalokasikan USD50 juta untuk "eliminasi arsitek utama penindasan dan korupsi"—yaitu, Trump dan Netanyahu—sebagai tanggapan atas tawaran Departemen Kehakiman AS yang menawarkan hadiah USD10 juta untuk anggotanya. Kelompok peretas tersebut mengeklaim uang itu akan dibayarkan kepada individu atau kelompok mana pun yang mengambil "tindakan nyata" terhadap kedua pemimpin negara tersebut.

Tanda Eskalasi Iran


Usulan undang-undang pemberian hadiah oleh Teheran menandai eskalasi signifikan dari ancaman sebelumnya, termasuk seruan pembunuhan dari fatwa agama dan kampanye propaganda, yang mengancam gencatan senjata yang sedang berlangsung antara AS, Israel, dan Iran.

Tahun lalu, Presiden AS Donald Trump mengeklaim bahwa jika Teheran mencoba membunuhnya, AS akan mengeluarkan "perintah yang sangat ketat" untuk "menghapus mereka dari muka bumi".

Rencana pemberian hadiah ini muncul ketika Iran mengajukan proposal perdamaian terbaru kepada AS, yang menurut Washington, bukanlah peningkatan yang berarti dari posisi Teheran sebelumnya.

"Kita benar-benar tidak membuat banyak kemajuan. Kita berada di tempat yang sangat serius saat ini. Tekanan ada pada mereka untuk merespons dengan cara yang benar," kata seorang pejabat AS kepada Axios tentang proposal baru tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Paket Senjata Rp1.684...
Paket Senjata Rp1.684 Triliun Ditawarkan Trump ke Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved