AS-Iran di Ambang Perang Lagi, Pakistan Kerahkan 8.000 Tentara dan 1 Skuadron Jet ke Arab Saudi

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:26 WIB
loading...
A A A
Pengumuman Trump itu muncul setelah dia mengancam bahwa waktu terus berjalan bagi Iran untuk mencapai kesepakatan atau pertempuran akan kembali terjadi setelah gencatan senjata yang rapuh.

Trump tidak memberikan rincian tentang serangan yang direncanakan, tetapi mengatakan bahwa dia telah menginstruksikan militer AS untuk bersiap untuk melancarkan serangan skala besar ke Iran. "Kapan saja, jika kesepakatan yang dapat diterima tidak tercapai," ujarnya, seperti dikutip dari AP.

Trump sebelumnya tidak mengungkapkan bahwa dia berencana melakukan serangan pada hari Selasa, tetapi pada akhir pekan dia memperingatkan Iran di Truth Social, "Bagi Iran, waktu terus berjalan, dan mereka sebaiknya segera bergerak, CEPAT, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka."

Trump telah mengancam selama berminggu-minggu bahwa gencatan senjata yang disepakati pada pertengahan April dapat berakhir jika Iran tidak mencapai kesepakatan, dengan parameter yang berubah-ubah untuk mencapai kesepakatan tersebut.

Di sisi lain, Trump juga mengatakan bahwa Amerika Serikat nyaris menghancurkan kemampuan militer Iran, menambahkan bahwa negara itu tidak lagi memiliki Angkatan Laut atau Angkatan Udara yang efektif dan kepemimpinannya telah melemah secara signifikan.

"Kami telah merebut sebuah negara yang akan memiliki senjata nuklir, dan kami telah menghancurkan militernya secara praktis. Mereka tidak memiliki Angkatan Laut, mereka tidak memiliki Angkatan Udara, mereka telah...mereka telah hancur secara militer. Itu banyak. Itu besar...kita bisa pergi sekarang," paparnya.

"Butuh waktu 25 tahun bagi mereka untuk membangun kembali, hal terakhir yang mereka pikirkan, saya rasa, adalah nuklir. Sekarang mereka harus menuliskannya, tetapi ketika Anda tidak mengatakan apa pun, kami telah, kami telah menghancurkan sepenuhnya, maaf, dari CNN, kami telah menghancurkan sepenuhnya militer mereka, kami telah menghancurkan kepemimpinan mereka, seperti yang Anda ketahui, para pemimpin mereka telah tiada, para pemimpin mereka telah tiada di tingkat pertama, tingkat kedua, kami berurusan dengan setengah dari tingkat ketiga, dan saya pikir kita telah membuat banyak kemajuan, dan itu sangat sederhana, Anda tahu, kami tidak ingin melalui ini," imbuh Trump.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Pilot Jet Tempur F-15...
Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur
Rekomendasi
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Berita Terkini
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved