Pakistan Serahkan Proposal Revisi Iran untuk Akhiri Perang kepada AS, Apa Saja Isinya?

Selasa, 19 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
Pakistan Serahkan Proposal...
Pakistan serahkan proposal revisi Iran untuk akhiri perang kepada AS. Foto/X
A A A
TEHERAN - Mediator perdamaian Pakistan telah membagikan kepada Amerika Serikat proposal revisi dari Iran untuk mengakhiri perang di Timur Tengah. Itu diungkapkan sebuah sumber Pakistan mengatakan kepada Reuters pada hari Senin, memperingatkan bahwa kedua pihak "tidak punya banyak waktu" untuk mempersempit perbedaan mereka.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, kemudian mengkonfirmasi bahwa pandangan Teheran telah "disampaikan kepada pihak Amerika melalui Pakistan" tetapi tidak memberikan rincian.

Gencatan senjata yang rapuh telah diberlakukan setelah enam minggu perang yang terjadi setelah serangan udara AS-Israel di Iran, tetapi pembicaraan yang dimediasi oleh Pakistan telah terhenti dan Presiden AS Donald Trump mengatakan gencatan senjata tersebut "dalam kondisi kritis."

Sumber Pakistan tidak memberikan rincian tentang proposal yang direvisi. Ketika ditanya apakah akan membutuhkan waktu untuk menutup kesenjangan, sumber tersebut mengatakan bahwa kedua pihak "terus mengubah target mereka" dan menambahkan: "Kita tidak punya banyak waktu."

Washington telah mendesak Teheran untuk membongkar program nuklirnya dan mencabut blokade efektif di Selat Hormuz, yang biasanya membawa seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia.



Iran telah menuntut kompensasi atas kerusakan perang, pengakhiran blokade AS terhadap pelabuhan Iran, dan penghentian pertempuran di semua lini, termasuk di Lebanon, tempat Israel memerangi milisi Hizbullah yang didukung Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Berita Terkini
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved