Kemlu Koordinasi Pembebasan 4 ABK WNI MT Honour 25 yang Dibajak Perompak Somalia
Senin, 18 Mei 2026 - 18:44 WIB
loading...
A
A
A
Konflik yang semakin intensif di Timur Tengah telah mencekik lalu lintas melalui Selat Hormuz – rute vital untuk sekitar 20% minyak, gas alam, dan bahan baku penting dunia. Untuk menghindari hal tersebut, para pengangkut harus memutar haluan di sekitar ujung selatan Afrika, memperpanjang waktu perjalanan hingga berminggu-minggu dan mendorong lalu lintas maritim langsung ke cekungan Somalia yang rawan konflik.
Pengalihan rute ini diperkirakan menelan biaya tambahan sebesar USD1 juta per kapal karena melonjaknya biaya bahan bakar, asuransi, dan operasional. Namun, hal ini juga memungkinkan para perompak untuk kembali beraksi dan mengancam akan menghancurkan ketenangan relatif selama bertahun-tahun di sepanjang pantai Somalia.
Memanfaatkan peningkatan lalu lintas, jaringan perompak telah melakukan serangkaian pembajakan beruntun dalam beberapa minggu terakhir, menandakan kebangkitan besar.
Menurut laporan tanggal 12 Mei dari United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), perompak Somalia saat ini menahan setidaknya tiga kapal: dua kapal tanker minyak dan satu kapal pengangkut kargo umum/semen.
UKMTO, yang memberi peringatan kepada perusahaan pelayaran tentang risiko keamanan maritim, mengkonfirmasi bahwa kapal-kapal tersebut ditangkap antara 21 April dan 2 Mei, termasuk satu kapal yang dibajak di lepas pantai Yaman dan dialihkan ke Somalia.
Pengalihan rute ini diperkirakan menelan biaya tambahan sebesar USD1 juta per kapal karena melonjaknya biaya bahan bakar, asuransi, dan operasional. Namun, hal ini juga memungkinkan para perompak untuk kembali beraksi dan mengancam akan menghancurkan ketenangan relatif selama bertahun-tahun di sepanjang pantai Somalia.
Memanfaatkan peningkatan lalu lintas, jaringan perompak telah melakukan serangkaian pembajakan beruntun dalam beberapa minggu terakhir, menandakan kebangkitan besar.
Menurut laporan tanggal 12 Mei dari United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), perompak Somalia saat ini menahan setidaknya tiga kapal: dua kapal tanker minyak dan satu kapal pengangkut kargo umum/semen.
UKMTO, yang memberi peringatan kepada perusahaan pelayaran tentang risiko keamanan maritim, mengkonfirmasi bahwa kapal-kapal tersebut ditangkap antara 21 April dan 2 Mei, termasuk satu kapal yang dibajak di lepas pantai Yaman dan dialihkan ke Somalia.
Lihat Juga :