AS Tiba-tiba Batalkan Pengerahan 4.000 Tentara ke Negara NATO Polandia, Ada Apa?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:46 WIB
loading...
AS Tiba-tiba Batalkan...
AS tiba-tiba batalkan pengerahan 4.000 tentara ke Polandia. Foto/Responsible Statecraft
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) tiba-tiba membatalkan rencana pengerahan 4.000 tentara ke negara NATO; Polandia. Pembatalan ini diungkap para pejabat Amerika pada hari Jumat, seiring Washington mengatur ulang pasukannya di Eropa setelah mengumumkan akan menarik ribuan pasukan dari Jerman.

"Kepala Komando Eropa AS telah menerima instruksi tentang pengurangan pasukan,” kata Jenderal Christopher LaNeve, penjabat Kepala Staf Angkatan Darat AS, selama sidang Kongres ketika ditanya tentang pembatalan pengerahan ribuan tentara ke Polandia.

Baca Juga: Negara NATO Ini Tiba-tiba Larang Jual Rudal Canggih ke Malaysia, PM Anwar Ibrahim Marah

“Saya telah bekerja sama dengannya dalam konsultasi erat tentang unit pasukan itu, dan itu paling masuk akal bagi brigade itu untuk tidak melakukan penempatannya di medan perang,” kata LaNeve, merujuk pada Tim Tempur Brigade Lapis Baja ke-2.

Beberapa elemen unit tersebut telah dikirim ke luar negeri dan peralatannya sedang dalam perjalanan, menurut jenderal tersebut, yang mengatakan perintah untuk membatalkan penempatan itu berasal dari kantor Menteri Perang Pete Hegseth.

Sekretaris Angkatan Darat Dan Driscoll, yang bersaksi di Kongres bersama LaNeve, mengatakan penempatan itu dibatalkan beberapa hari yang lalu.

Anggota Parlemen dari Partai Republik, Don Bacon, mengatakan Polandia tidak diberitahu sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved