AS Tiba-tiba Batalkan Pengerahan 4.000 Tentara ke Negara NATO Polandia, Ada Apa?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:46 WIB
loading...
A A A
“Mereka menghubungi saya kemarin. Mereka tidak tahu, mereka terkejut,” kata Bacon selama sidang Kongres, menggambarkan pembatalan penempatan tersebut sebagai “tercela” dan “memalukan bagi negara kita.”

Marilyn Strickland, Anggota Parlemen dari Partai Demokrat, juga mengkritik langkah tersebut. "Ketika kita menarik begitu banyak pasukan, itu menunjukkan bahwa kita bukanlah sekutu yang dapat diandalkan," katanya.

Pada awal bulan ini, Pentagon mengumumkan bahwa Washington akan menarik 5.000 pasukan dari Jerman. Juru bicara Pentagon Sean Parnell mengatakan penarikan tersebut diperkirakan akan selesai dalam enam hingga 12 bulan ke depan.

Seteru soal Perang Iran


Pengumuman itu muncul selama perselisihan sengit antara Donald Trump dan Kanselir Jerman Friedrich Merz mengenai perang AS-Israel melawan Iran, dan presiden AS kemudian mengatakan pengurangan pasukan akan “jauh lebih banyak dari 5.000", tanpa memberikan rincian.

Menteri Pertahanan Polandia Wladyslaw Kosiniak-Kamysz menyatakan bahwa pembatalan penempatan 4.000 tentara AS ke negaranya mungkin terkait dengan penarikan pasukan dari Jerman.

“Jika brigade selain yang direncanakan semula dikirim ke Polandia—mungkin brigade dari Jerman—dan 5.000 tentara meninggalkan Jerman menuju Polandia... tidak ada perubahan pada jaminan keamanan,” kata Kosiniak-Kamysz kepada wartawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Janggal, Jubir Angkatan...
Janggal, Jubir Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Tewas akibat Kecelakaan
Rekomendasi
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved