AS Hendak Mendakwa Eks Presiden Kuba Raul Castro atas Penembakan 2 Pesawat yang Kabur ke Amerika

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:42 WIB
loading...
AS Hendak Mendakwa Eks...
AS berencana mendakwa mantan presiden Kuba Raul Castro atas penembakan dua pesawat pengungsi Kuba yang melarikan diri ke AS tahun 1996. Foto/Sputnik/Alexandr Astafiev
A A A
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana untuk mengumumkan dakwaan pidana terhadap mantan presiden Kuba Raul Castro Rabu depan. Ini bagian dari langkah Amerika dalam meningkatkan tekanan terhadap pemerintah komunis di Havana.

Seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan jaksa federal memperkirakan akan membuka dakwaan terhadap Castro (94) di Miami pada 20 Mei berdasarkan insiden tahun 1996 di mana jet-jet tempur Kuba menembak jatuh dua pesawat yang dioperasikan oleh sekelompok pengungsi Kubasaat melarikan diri ke AS.

Baca Juga: Trump Blakblakan Kuba Target Berikutnya setelah Perang Iran

Kantor kejaksaan di Miami akan membuka dakwaan tepat pada 20 Mei nanti untuk menghormati para korban insiden tersebut, menurut undanganacara yang dilihat oleh Reuters. Kantor tersebut tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Castro adalah saudara dari mendiang Fidel Castro, pemimpin revolusioner dan musuh lama Amerika Serikat yang memimpin pemerintahan komunis pulau itu selama beberapa dekade. Raul Castro mengundurkan diri sebagai presiden Kuba pada tahun 2018 dan menyerahkan kepemimpinan partai komunisnya pada tahun 2021.

Dia menjabat sebagai menteri pertahanan selama insiden tahun 1996. Pemerintah Kuba berpendapat bahwa serangan itu merupakan respons yang sah terhadap pesawat-pesawat yang memasuki wilayah udara Kuba.

AS saat itu mengecam serangan itu dan menjatuhkan sanksi, tetapi tidak menuntut secara pidana para pejabat Kuba.

Insiden Penembakan 2 Pesawat


Pada 24 Februari 1996, jet-jet tempur Kuba menembak jatuh dua pesawat kecil yang diterbangkan oleh Brothers to the Rescue, sebuah kelompok pilot pengasingan Kuba. Keempat pria di dalamnya tewas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
Messi Adu Mulut dengan...
Messi Adu Mulut dengan Wasit Portugal: Hormati Saya, Bicaralah yang Baik!
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
Berita Terkini
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Infografis
10 Pengusaha Sukses...
10 Pengusaha Sukses yang Memulai Bisnis di Usia 50 Tahun ke Atas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved