Trump Habis Kesabaran, tapi Militer Iran Janji Lawan AS hingga Tetes Darah Terakhir

Jum'at, 15 Mei 2026 - 19:16 WIB
loading...
A A A
"Saya tidak akan lebih sabar lagi. Mereka harus membuat kesepakatan," kata Trump dalam sebuah wawancara yang ditayangkan pada Kamis malam di program "Hannity" Fox News, yang menunjukkan bahwa uranium yang diperkaya hanya perlu diamankan oleh AS untuk tujuan public relation.

Harga minyak naik sekitar 3% menjadi mendekati USD109 per barel karena kekhawatiran atas kurangnya kemajuan dalam menyelesaikan konflik.

Setelah pembicaraan antara Trump dan Xi pada hari Kamis, Gedung Putih mengatakan bahwa Xi telah memperjelas penentangan China terhadap upaya Iran untuk mengenakan biaya tol atas penggunaan Selat Hormuz.

Trump mengatakan Xi juga berjanji untuk tidak mengirimkan peralatan militer ke Iran. "Dia mengatakan dia tidak akan memberikan peralatan militer, itu pernyataan besar," kata Trump di program "Hannity".

Iran Tidak Mempercayai Amerika


Perang ini telah menjadi beban elektoral bagi Trump karena terus berlanjut menjelang pemilu paruh waktu AS yang penting pada bulan November mendatang.

China telah menepis laporan bahwa mereka berencana memasok senjata ke Iran sebagai "fitnah tanpa dasar", tetapi para analis meragukan Xi akan bersedia menekan Iran dengan keras atau mengakhiri dukungan untuk militernya, mengingat nilainya sebagai penyeimbang strategis terhadap Amerika Serikat.

"Saya tidak butuh bantuan," kata Trump kepada wartawan di pesawatnya yang kembali dari Beijing, ketika ditanya apakah dia telah meminta bantuan China.

Pembicaraan tentang mengakhiri perang, yang dimediasi oleh Pakistan, telah ditangguhkan sejak pekan lalu ketika Iran dan AS masing-masing menolak proposal terbaru dari pihak lain.

Araghchi mengatakan pada hari Jumat bahwa Iran akan menyambut masukan apa pun dari China, menambahkan bahwa Teheran mencoba memberi kesempatan pada diplomasi tetapi tidak mempercayai AS.

Iran siap untuk kembali berperang maupun mencari solusi diplomatik, kata Araghchi, menegaskan kembali bahwa kapal-kapal yang tidak terkait dengan negara-negara yang menyerang negaranya dapat melintasi Selat Hormuz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved