Eks Perwira AS Membelot ke Iran, FBI Tawarkan Hadiah Rp3,5 Miliar untuk Memburunya
Jum'at, 15 Mei 2026 - 17:31 WIB
loading...
A
A
A
Witt, mantan perwira kontra-intelijen di Kantor Investigasi Khusus Angkatan Udara, bertugas di Timur Tengah dari tahun 2003 hingga 2008.
Pada tahun 2019, Asisten Jaksa Agung saat itu, John Demers, menuduh Iran merekrut Witt. Mantan perwira itu kemudian membelot. "Dan diduga mengungkap program pengumpulan intelijen yang sangat rahasia dan mengidentifikasi seorang perwira intelijen AS, sehingga membahayakan nyawa individu tersebut," katanya pada saat itu.
Jaksa penuntut menduga bahwa antara Januari 2012 hingga Mei 2015, Witt bersekongkol dengan warga Iran di Iran dan di tempat lain di luar AS untuk menyediakan dokumen dan informasi yang berkaitan dengan pertahanan nasional Amerika Serikat, dengan maksud dan alasan untuk percaya bahwa hal tersebut akan digunakan untuk merugikan Amerika Serikat dan menguntungkan Iran.
Menurut dokumen dakwaan, setelah pembelotannya, pejabat Iran memasok Witt dengan barang dan jasa, termasuk perumahan dan peralatan komputer, untuk mendukung pekerjaannya. Masih belum jelas apakah dia memiliki perwakilan hukum di AS.
Pada tahun 2019, Asisten Jaksa Agung saat itu, John Demers, menuduh Iran merekrut Witt. Mantan perwira itu kemudian membelot. "Dan diduga mengungkap program pengumpulan intelijen yang sangat rahasia dan mengidentifikasi seorang perwira intelijen AS, sehingga membahayakan nyawa individu tersebut," katanya pada saat itu.
Jaksa penuntut menduga bahwa antara Januari 2012 hingga Mei 2015, Witt bersekongkol dengan warga Iran di Iran dan di tempat lain di luar AS untuk menyediakan dokumen dan informasi yang berkaitan dengan pertahanan nasional Amerika Serikat, dengan maksud dan alasan untuk percaya bahwa hal tersebut akan digunakan untuk merugikan Amerika Serikat dan menguntungkan Iran.
Menurut dokumen dakwaan, setelah pembelotannya, pejabat Iran memasok Witt dengan barang dan jasa, termasuk perumahan dan peralatan komputer, untuk mendukung pekerjaannya. Masih belum jelas apakah dia memiliki perwakilan hukum di AS.
(mas)
Lihat Juga :