Iran Izinkan Kapal-kapal China Lewat Selat Hormuz
Jum'at, 15 Mei 2026 - 14:44 WIB
loading...
Iran izinkan kapal-kapal China lewat Selat Hormuz sejak Rabu malam atau menjelang pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing. Foto/MarineTraffic
A
A
A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan bahwa pasukan Angkatan Laut telah mengizinkan sejumlah kapal China untuk melewati Selat Hormuz yang strategis sejak Rabu malam. Izin ini diberikan menjelang kunjungan bersejarah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke China pada 14-15 Mei 2026.
Iran sebagian besar telah memblokir kapal-kapal kargo dan tanker minyak melalui selat vital tersebut sejak pecahnya perang dengan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.
Baca Juga: Trump Klaim Xi Jinping Akan Bantu Buka Selat Hormuz dan Tak Kirim Senjata ke Iran
Pada masa damai, rute ini menyumbang sekitar seperlima dari pengiriman minyak dan gas alam cair global, bersama dengan komoditas penting lainnya.
“Pada akhirnya disimpulkan bahwa sejumlah kapal China yang diminta oleh negara ini akan melewati daerah ini setelah kesepakatan tentang protokol pengelolaan selat Iran,” kata IRGC dalam sebuah pernyataan pada Kamis, yang dilansir Reuters, Jumat (15/5/2026).
“Pelewatan ini dimulai tadi malam,” imbuh pernyataan IRGC.
Stasiun televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa lebih dari 30 kapal telah diizinkan untuk lewat, meskipun tidak jelas apakah semuanya adalah kapal China.
Cengkeraman Iran atas jalur perairan tersebut telah mengguncang pasar global dan memberi Teheran pengaruh yang signifikan, sementara Amerika Serikat (AS) telah memberlakukan blokade Angkatan Laut-nya sendiri terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Iran sebagian besar telah memblokir kapal-kapal kargo dan tanker minyak melalui selat vital tersebut sejak pecahnya perang dengan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.
Baca Juga: Trump Klaim Xi Jinping Akan Bantu Buka Selat Hormuz dan Tak Kirim Senjata ke Iran
Pada masa damai, rute ini menyumbang sekitar seperlima dari pengiriman minyak dan gas alam cair global, bersama dengan komoditas penting lainnya.
“Pada akhirnya disimpulkan bahwa sejumlah kapal China yang diminta oleh negara ini akan melewati daerah ini setelah kesepakatan tentang protokol pengelolaan selat Iran,” kata IRGC dalam sebuah pernyataan pada Kamis, yang dilansir Reuters, Jumat (15/5/2026).
“Pelewatan ini dimulai tadi malam,” imbuh pernyataan IRGC.
Stasiun televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa lebih dari 30 kapal telah diizinkan untuk lewat, meskipun tidak jelas apakah semuanya adalah kapal China.
Cengkeraman Iran atas jalur perairan tersebut telah mengguncang pasar global dan memberi Teheran pengaruh yang signifikan, sementara Amerika Serikat (AS) telah memberlakukan blokade Angkatan Laut-nya sendiri terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Lihat Juga :