Israel Gugat New York Times karena Ungkap Tentara Zionis Perkosa Tahanan Palestina Secara Brutal
Jum'at, 15 Mei 2026 - 11:50 WIB
loading...
A
A
A
Sami al-Sai, pria berusia 46 tahun itu, menceritakan bagaimana dia dicengkeram penis dan testisnya begitu keras sehingga dia berteriak meminta para tentara Israel untuk berhenti.
Kristof tidak ragu-ragu menunjukkan bahwa puluhan tahun dehumanisasi terhadap warga Palestina menyebabkan tindakan-tindakan ini—dan juga bahwa kemungkinan ada lebih banyak kasus pemerkosaan daripada yang diketahui siapa pun, karena berbicara secara terbuka tentang menjadi korban pelecehan seksual sangat tabu dalam masyarakat Palestina yang konservatif.
Hanya sedikit korban yang diwawancarai Kristof yang setuju untuk disebutkan namanya, tetapi dia mencatat bahwa kesaksian mereka membentuk pola yang merupakan bukti adanya masalah sistematis.
Dia juga mengutip hampir semua laporan yang tersedia dari organisasi nirlaba yang telah mempelajari kekerasan seksual yang dilakukan negara Israel: Euro-Med Monitor, Save the Children, Committee to Protect Journalists, B’Tselem, dan lainnya.
Kristof juga mewawancarai pengacara Israel yang mengakui bahwa pemerkosaan terhadap warga Palestina sangat meluas.
Kristof tidak ragu-ragu menunjukkan bahwa puluhan tahun dehumanisasi terhadap warga Palestina menyebabkan tindakan-tindakan ini—dan juga bahwa kemungkinan ada lebih banyak kasus pemerkosaan daripada yang diketahui siapa pun, karena berbicara secara terbuka tentang menjadi korban pelecehan seksual sangat tabu dalam masyarakat Palestina yang konservatif.
Hanya sedikit korban yang diwawancarai Kristof yang setuju untuk disebutkan namanya, tetapi dia mencatat bahwa kesaksian mereka membentuk pola yang merupakan bukti adanya masalah sistematis.
Dia juga mengutip hampir semua laporan yang tersedia dari organisasi nirlaba yang telah mempelajari kekerasan seksual yang dilakukan negara Israel: Euro-Med Monitor, Save the Children, Committee to Protect Journalists, B’Tselem, dan lainnya.
Kristof juga mewawancarai pengacara Israel yang mengakui bahwa pemerkosaan terhadap warga Palestina sangat meluas.
(mas)
Lihat Juga :