AS Minta Dipasok 10.000 Rudal karena Stok Terkuras oleh Perang Iran

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:45 WIB
loading...
AS Minta Dipasok 10.000...
Pentagon minta perusahaan-perusahaan senjata memasok hingga 10.000 rudal karena stok rudal Amerika Serikat terkuras oleh perang melawan Iran. Foto/US Navy/Raytheon
A A A
WASHINGTON - Departemen Perang Amerika Serikat (AS) atau Pentagon mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani perjanjian dengan beberapa perusahaan senjata untuk memperoleh 10.000 rudal kontainer berbiaya rendah. Amerika membutuhkan misil sebanyak itu karena stoknya telah terkuras dalam perang melawan Iran .

Perjanjian dengan Anduril, CoAspire, Leidos, dan Zone 5 meluncurkan apa yang disebut Pentagon sebagai program "the Low‑Cost Containerized Missles (LCCM)" atau "Rudal Kontainer Berbiaya Rendah".

Baca Juga: Iran Ambil Rudal Tomahawk AS yang Gagal Meledak untuk Direplikasi Teknologinya

Perjanjian paralel terpisah dengan Castelion akan memungkinkan Pentagon untuk mengakuisisi setidaknya 500 rudal hipersonik Blackbeard berbiaya rendah per tahun.

Kesepakatan Castelion selama dua tahun mencakup opsi perpanjangan kontrak hingga lima tahun, dan Pentagon mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka secara aktif mencari wewenang dan pendanaan untuk membeli ribuan rudal hipersonik lagi dari perusahaan tersebut untuk lebih mendorong perluasan fasilitas Castelion yang didanai sendiri.

Untuk membantu memulai program ini, Departemen Perang mengatakan akan membeli rudal uji coba dari Anduril, CoAspire, Leidos, dan Zone 5 mulai Juni untuk meletakkan "dasar bagi fase penilaian program".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Berita Terkini
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved