Iran Ambil Rudal Tomahawk AS yang Gagal Meledak untuk Direplikasi Teknologinya

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:51 WIB
loading...
Iran Ambil Rudal Tomahawk...
Militer Iran mengambil rudal-rudal Tomahawk AS yang gagal meledak dalam perang 40 hari. Iran kemudian mereplikasi teknologi rudal tersebut. Foto/US Navy
A A A
TEHERAN - Militer Teheran telah mengambil rudal-rudal jelajah Tomahawk Amerika Serikat (AS) yang gagal meledak dalam perang Amerika-Israel terhadap Iran baru-baru ini. Misil-misil itu kemudian direplikasinya teknologinya.

Menurut laporan kantor berita Mehr, rudal-rudal Amerika yang ditembak jatuh oleh pertahanan udara Iran atau yang gagal meledak setelah benturan kini sedang dipelajari oleh para insinyur militer negara Islam tersebut.

Baca Juga: AS Tembakkan 850 Rudal Tomahawk dalam 4 Minggu Perang Melawan Iran, Amerika Terancam Krisis Misil

Laporan itu menyebutkan bahwa beberapa rudal Tomahawk ditemukan sebagian utuh setelah sistem peledakannya gagal atau terganggu oleh kemampuan perang elektronik Iran. Teheran menggunakan rudal-rudal tersebut untuk mengembangkan sistem rudalnya sendiri.

“Dalam perang 40 hari, strategi Iran beralih ke memperoleh pengetahuan dari medan perang. Setiap rudal Tomahawk yang mendarat dan tidak meledak adalah buku teks tingkat lanjut bagi para insinyur Iran,” tulis Mehr dalam laporannya yang dikutip Middle East Eye, Kamis (14/5/2026).

Laporan Mehr belum bisa diverifikasi secara independen. Namun, para pejabat Iran mengatakan mereka telah meledakkan atau menetralisir amunisi Amerika dan Israel sejak gencatan senjata berlaku pada 7 April.

Pada hari terakhir perang, kantor berita ILNA menerbitkan gambar yang menunjukkan rudal yang tidak meledak yang menghantam sebagian Grand Bazaar Teheran, mengidentifikasinya sebagai Tomahawk.

Iran telah menghadapi sanksi internasional atas pembelian dan penjualan senjata sejak tahun 1979. Selama beberapa dekade, Iran telah menggunakan metode serupa untuk mengembangkan rudal dan drone-nya sendiri.

Warga Iran Kehilangan Rumah akibat Perang


Laporan yang saling bertentangan mengenai akomodasi sementara telah membuat orang-orang yang kehilangan rumah mereka di Teheran selama perang 40 hari tidak yakin di mana mereka akan tinggal.

Sejak perang dimulai, pemerintah kota Teheran mengatakan bahwa warga yang rumahnya hancur akibat serangan AS-Israel dapat tinggal di hotel-hotel kota secara gratis sampai mereka menemukan perumahan baru atau membangun kembali rumah mereka.

Namun pada hari Sabtu, harian Etemad melaporkan bahwa beberapa pengungsi Iran yang tinggal di hotel-hotel di ibu kota telah diberitahu untuk pergi pada akhir pekan dan mencari perumahan alternatif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Kebakaran Bar Bangkok...
Kebakaran Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Trump: Serangan ke Iran...
Trump: Serangan ke Iran Akan Berakhir sampai Saya Bilang "Cukup"
Rekomendasi
Kuasa Hukum Tegaskan...
Kuasa Hukum Tegaskan Sarwendah Tak Pernah Laporkan Betrand Peto ke Polres Jaksel
Prancis Terhenti di...
Prancis Terhenti di Semifinal, Macron: Terima Kasih Les Bleus
Istri Sirinya Mau Lahiran,...
Istri Sirinya Mau Lahiran, Vicky Prasetyo Minta Doa
Berita Terkini
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved