Iran Ambil Rudal Tomahawk AS yang Gagal Meledak untuk Direplikasi Teknologinya

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:51 WIB
loading...
A A A
Tajik, seorang tokoh reformis, ditahan selama Gerakan Hijau 2009.


Peran UEA dalam Perang Iran Jadi Sorotan


Sementara itu, pengungkapan kerja sama militer yang erat antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel, bersamaan dengan keluarnya Abu Dhabi dari OPEC, telah menyebabkan spekulasi di Iran tentang peran negara Teluk tersebut dalam ketegangan politik dan militer di masa depan di kawasan itu.

Komentar pihak Iran telah berfokus pada perkembangan ini dan apa yang mungkin ditunjukkannya bagi posisi regional UEA.

Menulis di harian reformis Shargh, analis Mehdi Bazargan menunjuk pada pernyataan para pejabat AS yang meremehkan serangan Iran terhadap UEA yang dilaporkan terjadi pada tanggal 4 dan 5 Mei, menggambarkannya sebagai tanda bahwa Washington mungkin mundur dari sekutunya.

Menurut Bazargan, UEA dapat mendekati Israel dan mencari kerja sama militer yang lebih luas dengan Tel Aviv berdasarkan apa yang dilihatnya selama perang dan tingkat dukungan AS.

“Kata-kata Trump menunjukkan bahwa Washington saat ini tidak bersedia berperang lagi dengan Iran dengan mengorbankan keamanan warga Emirat,” tulisnya.

“Bahkan jika beberapa aktor seperti Israel dapat mendorongnya menuju eskalasi ketegangan baru dengan Iran, hasil akhirnya tidak lain adalah pembentukan ‘bumi hangus’ di UEA," paparnya.

Analis tersebut juga menggambarkan perjanjian tahun 2020 yang menormalisasi hubungan antara Tel Aviv dan Abu Dhabi sebagai kesalahan strategis, dengan mengatakan bahwa perjanjian itu didasarkan pada asumsi bahwa AS dan Israel dapat membela UEA dari ancaman militer.

“Menormalisasi hubungan dengan Israel pada praktiknya membuat Abu Dhabi menghadapi permainan yang lebih kompleks yang persyaratannya melebihi kapasitas aktual negara tersebut,” tulisnya. “Gagasan untuk menikmati manfaat keamanan tanpa menerima konsekuensi di lapangan kini bertentangan dengan realita regional yang keras.”

Sebuah laporan oleh The Wall Street Journal pada hari Senin mengatakan bahwa UEA diam-diam telah melancarkan serangan militer ke Iran, mengungkap peran Abu Dhabi sebagai peserta aktif dalam perang gabungan Israel-AS terhadap Iran.

Orang-orang yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa pasukan UEA menargetkan kilang minyak di Pulau Lavan Iran di Teluk pada awal April. UEA belum secara terbuka mengakui operasi tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Breaking News!AS Kembali...
Breaking News!AS Kembali Bombardir Iran Besar-besaran, Tentara dan Warga Tewas
Trump: AS Akan Hancurkan...
Trump: AS Akan Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Iran
Rekomendasi
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Menhut Dinilai Punya...
Menhut Dinilai Punya Peran Sentral dalam Menjaga Kredibilitas Karbon Hutan
Berita Terkini
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved