Trump Buka Kemungkinan Kunjungi Rusia, Ingin Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:30 WIB
loading...
Trump Buka Kemungkinan...
Presiden AS Donald Trump. Foto/rt
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak mengesampingkan kemungkinan melakukan perjalanan ke Rusia tahun ini untuk membantu memfasilitasi penyelesaian konflik Ukraina. Pernyataan itu muncul jelang keberangkatan Trump ke China.

Berbicara kepada wartawan di luar Gedung Putih pada hari Selasa (12/5/2026), sebelum berangkat ke KTT mendatang di China, presiden AS ditanya apakah ia dapat mengunjungi Rusia pada tahun 2026.

“Saya bisa… Saya akan melakukan apa pun yang diperlukan. Perang itu… Saya telah menyelesaikan delapan perang,” kata Trump.

Dia menjelaskan, “Perang itu semakin dekat. Percaya atau tidak, itu semakin dekat. Dan kami pikir kami akan mendapatkan penyelesaian antara Rusia dan Ukraina.”

Sehari sebelumnya, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan kembali bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin siap untuk menjamu Trump. Putin awalnya menyampaikan undangan tersebut setelah KTT bilateral bersejarah AS-Rusia di Alaska Agustus lalu.

Namun, pembicaraan langsung yang didukung Washington antara Moskow dan Kiev selanjutnya telah terhenti.

Negosiasi akan tetap buntu sampai Kiev menarik pasukannya dari Donbass, kata ajudan Kremlin Yury Ushakov pada hari Minggu. “Sampai [Ukraina] mengambil langkah tersebut, kita dapat mengadakan beberapa putaran lagi, puluhan putaran [perundingan] tetapi kita akan tetap berada di tempat yang sama,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
AS-Iran Setujui Naskah...
AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni
Rekomendasi
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Berita Terkini
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved