Negara Tetangga Indonesia Ini Gabung Aliansi 40 Negara untuk Misi Pasca-perang di Selat Hormuz

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:06 WIB
loading...
A A A
Jalur air sempit ini, yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab, biasanya mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Namun, sejak pecahnya perang AS-Israel terhadap Iran pada akhir Februari, pengiriman melalui selat tersebut telah sangat terganggu setelah Teheran sebagian besar menutup rute dan memberlakukan pembatasan pada lalu lintas maritim.

Healey mengatakan Inggris dan para mitranya fokus pada pemulihan kepercayaan pada rute pelayaran global.

"Kami mengubah kesepakatan diplomatik menjadi rencana militer praktis untuk memulihkan kepercayaan terhadap pengiriman melalui Selat Hormuz," katanya.

Pembatasan lalu lintas telah mengakibatkan tekanan pada pasokan energi global dan kenaikan tajam harga minyak dalam beberapa bulan terakhir, dan memperbarui kekhawatiran tentang kerentanan rute perdagangan internasional.

Prancis dan Inggris telah mulai menempatkan aset militer di wilayah tersebut sebagai persiapan untuk kemungkinan misi keamanan di masa depan. Prancis telah mengerahkan kapal induk bertenaga nuklir Charles de Gaulle, sementara Inggris mengumumkan pada akhir pekan bahwa kapal perusak HMS Dragon dikirim ke Timur Tengah sebagai bagian dari apa yang digambarkan oleh para pejabat sebagai "perencanaan yang bijaksana".

Meskipun persiapan militer terus maju, baik London maupun Paris telah berupaya menekankan bahwa operasi di masa mendatang akan dirancang untuk mendukung stabilitas regional daripada memprovokasi konfrontasi dengan Iran.

Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari Minggu menekankan bahwa Paris "tidak pernah membayangkan" pengerahan angkatan laut langsung ke Selat Hormuz itu sendiri, melainkan menggambarkan inisiatif yang diusulkan sebagai misi keamanan yang lebih luas yang akan "dikoordinasikan dengan Iran".

Macron juga menegaskan kembali penentangannya terhadap blokade apa pun di wilayah tersebut dan menolak gagasan untuk mengenakan bea masuk pada kapal yang melintasi jalur air strategis tersebut.

Tindakan penyeimbangan tersebut mencerminkan kekhawatiran yang semakin meningkat di ibu kota Eropa tentang risiko konflik baru yang dapat menggagalkan upaya diplomatik yang rapuh.

Duta Besar Iran untuk Prancis mendukung gencatan senjata Lebanon, mengatakan kepada RFI 'kami lebih memilih dialog'
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved