Media AS Ini Bantah Klaim Trump, Iran Memiliki Pangkalan Rudal di Sepanjang Selat Hormuz
Rabu, 13 Mei 2026 - 07:40 WIB
loading...
A
A
A
Penilaian intelijen yang dikutip oleh Times menegaskan kembali laporan sebelumnya bahwa Iran telah mempertahankan sekitar 70% peluncur bergeraknya dan sekitar 70% dari persediaan rudal pra-perangnya.
Negosiasi tetap buntu setelah AS dan Iran sekali lagi menolak proposal satu sama lain pada akhir pekan sebagai tidak dapat diterima. Trump telah meningkatkan ancaman untuk melanjutkan kampanye militer, dengan laporan media mengatakan bahwa ia telah diberi pengarahan tentang opsi serangan tambahan.
AS telah menuntut agar Iran membongkar program nuklir dan rudal balistiknya, yang telah ditolak oleh Teheran, dengan bersikeras bahwa kegiatan pengayaan uraniumnya semata-mata untuk tujuan sipil.
Syarat perdamaian Iran termasuk mengakhiri perang Israel melawan Hizbullah di Lebanon, pencabutan sanksi, ganti rugi, dan pengakuan atas apa yang disebut Teheran sebagai "kedaulatan" atas Selat Hormuz.
Negosiasi tetap buntu setelah AS dan Iran sekali lagi menolak proposal satu sama lain pada akhir pekan sebagai tidak dapat diterima. Trump telah meningkatkan ancaman untuk melanjutkan kampanye militer, dengan laporan media mengatakan bahwa ia telah diberi pengarahan tentang opsi serangan tambahan.
AS telah menuntut agar Iran membongkar program nuklir dan rudal balistiknya, yang telah ditolak oleh Teheran, dengan bersikeras bahwa kegiatan pengayaan uraniumnya semata-mata untuk tujuan sipil.
Syarat perdamaian Iran termasuk mengakhiri perang Israel melawan Hizbullah di Lebanon, pencabutan sanksi, ganti rugi, dan pengakuan atas apa yang disebut Teheran sebagai "kedaulatan" atas Selat Hormuz.
(ahm)
Lihat Juga :