Trump Sebut Media AS yang Laporkan Kemenangan Iran sebagai Pengkhianatan Virtual

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:52 WIB
loading...
Trump Sebut Media AS...
Presiden AS Donald Trump sebut media AS yang laporkan kemenangan Iran sebagai pengkhianatan virtual. Foto/X/@WhiteHouse
A A A
WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengecam liputan media tentang perang AS-Israel di Iran , dengan mengatakan bahwa laporan yang menyatakan Teheran "berkinerja baik" secara militer melawan Washington sama dengan "pengkhianatan virtual". Kekecewaan tersebut dikarekan banyak media AS yang menyebutkan Trump mengalami kekalahan dalam perang Iran.

“Mereka membantu dan mendukung musuh! Yang mereka lakukan hanyalah memberi Iran harapan palsu padahal seharusnya tidak ada. Ini adalah pengecut Amerika yang menentang negara kita,” tulis presiden AS di Truth Social, tanpa menyebutkan secara spesifik laporan media mana yang ia maksud, dilansir Al Jazeera.

“Hanya pecundang, orang yang tidak tahu berterima kasih, dan orang bodoh yang mampu mengajukan kasus melawan Amerika!” tambahnya.

Trump dan anggota senior pemerintahannya lainnya telah mengecam media AS karena liputan kritis terhadap perang tersebut.



Mengutip pejabat anonim yang mengetahui masalah ini, CNN melaporkan minggu ini bahwa Trump "secara pribadi mendorong" Departemen Kehakiman AS untuk mengeluarkan surat panggilan kepada wartawan yang meliput perang tersebut dalam upaya untuk mengidentifikasi sumber mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved