Jika Ingin Perang Berakhir, Iran Tuntut Kompensasi dan Kedaulatan Selat Hormuz

Senin, 11 Mei 2026 - 16:10 WIB
loading...
A A A
“Tidak ada seorang pun di Iran yang menulis rencana untuk menyenangkan Trump. Tim negosiasi hanya menulis untuk hak-hak bangsa Iran. Jika Trump tidak senang dengan itu, itu sebenarnya lebih baik,” kata sumber tersebut. “Trump sama sekali tidak menyukai kenyataan; itulah mengapa dia terus kalah dari Iran.”

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan kembali pada hari Minggu bahwa negosiasi apa pun tidak berarti mundur.

“Kami tidak akan pernah tunduk kepada musuh, dan jika ada pembicaraan tentang dialog atau negosiasi, itu tidak berarti menyerah atau mundur,” katanya pada X.

Iran memberlakukan pembatasan di Selat Hormuz, jalur air untuk sekitar seperlima minyak dunia, pada awal perang.

Teheran sejak itu telah menetapkan mekanisme untuk memungut bea dari kapal-kapal yang melintasi selat tersebut, menegaskan hak kedaulatannya sebagai negara pantai.

Iran memegang kendali yang jelas setelah perang yang dipaksakan selama 40 hari baru-baru ini, menjalankan kendali yang kuat atas Selat Hormuz, mempertahankan pendiriannya tentang hak nuklir, dan mempertahankan kartu yang belum digunakan – termasuk keanggotaan NPT.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Jet Tempur F-16 AS Tembak...
Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka
Rekomendasi
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Berita Terkini
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved