Iran Peringatkan Prancis dan Inggris karena Kerahkan Kapal Perang ke Dekat Selat Hormuz

Senin, 11 Mei 2026 - 14:33 WIB
loading...
Iran Peringatkan Prancis...
Prancis kerahkan kapal induk bertenaga nuklir Charles de Gaulle ke Laut Merah untuk mendukung kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Foto/Angkatan Laut Prancis
A A A
TEHERAN - Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi merespons langkah Prancis dan Inggris yang mengerahkan kapal induk dan kapal perang ke dekat Selat Hormuz, memperingatkan bahwa langkah itu akan dihadapi dengan respons yang tegas dan segera.

Gharibabadi dalam sebuah unggahan di X menulis: "Selat Hormuz bukanlah milik bersama kekuatan-kekuatan di luar kawasan; ini adalah jalur air sensitif yang berdekatan dengan negara-negara pesisir, dan pelaksanaan kedaulatan oleh Republik Islam Iran atas selat ini dan penentuan pengaturan hukumnya adalah hak Iran sebagai negara pesisir."

Baca Juga: Prancis Kerahkan Kapal Induk untuk Bebaskan Selat Hormuz

"Kami mengingatkan mereka bahwa, baik dalam masa perang maupun damai, hanya Republik Islam Iran yang dapat menegakkan keamanan di selat ini dan tidak akan mengizinkan negara mana pun untuk ikut campur dalam masalah tersebut," lanjut Gharibabadi.

"Ditekankan bahwa kehadiran kapal perang Prancis dan Inggris, atau kapal perang negara lain mana pun yang berpotensi menyertai tindakan ilegal dan melanggar hukum internasional Amerika Serikat di Selat Hormuz, akan ditanggapi dengan respons yang tegas dan segera dari angkatan bersenjata Republik Islam Iran," imbuh dia, seperti dikutip dari Newsweek, Senin (11/5/2026).

Gharibabadi menyatakan bahwa pengerahan dan penempatan kapal perusak ekstra-regional di sekitar Selat Hormuz, dengan dalih "melindungi pelayaran", tidak lain adalah peningkatan krisis, militerisasi jalur air vital, dan upaya untuk menutupi akar sebenarnya dari ketidakamanan di kawasan tersebut.

"Keamanan maritim tidak dapat dipastikan melalui pameran kekuatan militer; terutama bukan oleh aktor yang, melalui dukungan, partisipasi, atau keheningan mereka dalam menghadapi agresi dan pengepungan, justru merupakan bagian dari masalah itu sendiri," paparnya.

Koalisi Multinasional untuk Amankan Selat Hormuz


Inggris dan Prancis mengumumkan rencana untuk mengerahkan kapal perang ke dekat Selat Hormuz—jalur perairan vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia—sebagai bagian dari operasi multinasional untuk mengawal pelayaran melalui selat tersebut, jika dan ketika pelayaran memungkinkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir
IRGC: Serangan Balasan...
IRGC: Serangan Balasan ke Kuwait dan Bahrain Harus Jadi Pelajaran bagi AS
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
Presiden Iran Dikabarkan...
Presiden Iran Dikabarkan Mundur karena Konflik dengan IRGC, Begini Faktanya!
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait: Rudal Patriot AS yang Error, Hantam Terminal Penumpang
Rekomendasi
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
Local Pride, Ini 8 Tim...
Local Pride, Ini 8 Tim Piala Dunia 2026 yang Pakai Skuad Full Kelahiran Negaranya Sendiri
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved