Trump: Iran Menertawakan AS yang Kini Hebat Kembali

Senin, 11 Mei 2026 - 08:03 WIB
loading...
A A A
Dia selanjutnya mengatakan, "Iran akhirnya menemukan korban terbesar dari semuanya, dalam wujud Presiden Amerika yang lemah dan bodoh."

Lebih lanjut, Trump menargetkan mantan Presiden Joe Biden, dengan mengatakan "Obama adalah bencana sebagai 'Pemimpin' kita, tetapi tidak seburuk Joe Biden yang mengantuk!"

Unggahan Trump itu bagian dari luapan kemarahannya setelah Iran merespons proposal Amerika yang bertujuan untuk mengurangi permusuhan di Timur Tengah dan wilayah Teluk. Dia menyebut respons republik Islam itu "sama sekali tidak dapat diterima".

Dalam sebuah unggahan awal, Trump mengatakan dia tidak senang dengan pesan yang diterima dari perwakilan Iran.

“Saya baru saja membaca respons dari apa yang disebut 'Perwakilan' Iran. Saya tidak menyukainya—SAMA SEKALI TIDAK DAPAT DITERIMA! Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini,” tulis Trump dengan ciri khasnya yang menggunakan huruf kapital sebagai penegasan.

Respons Trump muncul tak lama setelah media pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Teheran telah secara resmi merespons proposal terbaru AS melalui mediator Pakistan.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh kantor berita IRNA milik negara, Teheran mengirimkan reaksinya terhadap proposal Washington untuk mengakhiri perang dan mengurangi ketegangan di kawasan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
AS Naikkan Level Ancaman...
AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya
Rekomendasi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Jessica Janie Ungkap...
Jessica Janie Ungkap Kunci Lolos Miss Indonesia 2026, Jadi Diri Sendiri dan Jangan Menyerah
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Berita Terkini
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved