Trump: Iran Menertawakan AS yang Kini Hebat Kembali
Senin, 11 Mei 2026 - 08:03 WIB
loading...
A
A
A
“Republik Islam Iran hari ini mengirimkan, melalui mediator Pakistan, responsnya terhadap teks terbaru yang diusulkan oleh Amerika Serikat untuk mengakhiri perang,” tulis IRNA dalam laporannya.
“Menurut rencana yang diusulkan, pada tahap ini, negosiasi akan fokus pada pengakhiran perang di kawasan tersebut,” lanjut laporan itu.
Menurut laporan itu, draf tanggapan Iran mencakup beberapa tuntutan yang ditujukan kepada Washington. Yakni, Teheran meminta Amerika Serikat untuk mencabut sanksi terhadap Iran, mengakhiri blokade pelabuhan Iran, menarik pasukan Amerika dari kawasan tersebut, dan menghentikan semua permusuhan.
Respons tersebut, menurut laporan itu, juga mencakup tuntutan untuk mengakhiri perang Israel di Lebanon.
Tanggapan Iran muncul setelah pernyataan berulang dari juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei, yang mengatakan bahwa "pandangan dan pertimbangan" Teheran tentang proposal yang dikirim Amerika akan dibagikan setelah tinjauan lengkap selesai.
Pertukaran diplomatik ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional. Pejabat Iran baru-baru ini memperingatkan bahwa Teheran akan berhenti mengikuti apa yang mereka sebut sebagai kebijakan pengekangan strategis terkait serangan balasan. Peringatan tersebut menyusul laporan dari negara-negara Teluk tentang permusuhan maritim dan teritorial baru, termasuk serangan terhadap kapal kargo yang berlayar menuju Qatar.
“Menurut rencana yang diusulkan, pada tahap ini, negosiasi akan fokus pada pengakhiran perang di kawasan tersebut,” lanjut laporan itu.
Menurut laporan itu, draf tanggapan Iran mencakup beberapa tuntutan yang ditujukan kepada Washington. Yakni, Teheran meminta Amerika Serikat untuk mencabut sanksi terhadap Iran, mengakhiri blokade pelabuhan Iran, menarik pasukan Amerika dari kawasan tersebut, dan menghentikan semua permusuhan.
Respons tersebut, menurut laporan itu, juga mencakup tuntutan untuk mengakhiri perang Israel di Lebanon.
Tanggapan Iran muncul setelah pernyataan berulang dari juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei, yang mengatakan bahwa "pandangan dan pertimbangan" Teheran tentang proposal yang dikirim Amerika akan dibagikan setelah tinjauan lengkap selesai.
Pertukaran diplomatik ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional. Pejabat Iran baru-baru ini memperingatkan bahwa Teheran akan berhenti mengikuti apa yang mereka sebut sebagai kebijakan pengekangan strategis terkait serangan balasan. Peringatan tersebut menyusul laporan dari negara-negara Teluk tentang permusuhan maritim dan teritorial baru, termasuk serangan terhadap kapal kargo yang berlayar menuju Qatar.
(mas)
Lihat Juga :