Belajar dari Nasib Khamenei, Korut Tembakkan Senjata Nuklir Jika Kim Jong-un Dibunuh

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:46 WIB
loading...
A A A
Korea Utara berencana mengerahkan jenis artileri baru di sepanjang perbatasan selatannya, menurut media pemerintah pada hari Jumat, yang berpotensi menempatkan Seoul, ibu kota Korea Selatan, dalam jangkauan serangan, seiring Pyongyang memperdalam permusuhannya terhadap negara tetangganya.

Meskipun ada tawaran perdamaian dari pemerintah Korea Selatan, Korea Utara berulang kali menganggap Seoul sebagai musuh utamanya, dan baru-baru ini menghapus referensi lama tentang penyatuan Korea dari konstitusinya.

Kim Jong-un telah mengunjungi pabrik amunisi minggu ini untuk meninjau produksi meriam-howitzer swa-gerak 155 milimeter tipe baru, menurut laporan KCNA.

Menurut KCNA, senjata tersebut memiliki jangkauan lebih dari 37 mil dan akan dikerahkan tahun ini ke unit artileri jarak jauh di sepanjang perbatasan dengan Korea Selatan.

Pusat Seoul berjarak sekitar 35 mil dari perbatasan, dan sebagian besar provinsi Gyeonggi—provinsi terpadat di Korea Selatan, rumah bagi pusat-pusat industri utama—juga akan berada dalam jangkauan senjata baru tersebut.

"Howitzer tersebut akan memberikan perubahan signifikan dan keuntungan bagi operasi darat militer kita," tulis KCNA mengutip pernyataan Kim Jong-un.

Korea Utara dan Korea Selatan secara teknis masih dalam keadaan perang karena konflik mereka tahun 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian perdamaian.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved