Tak Ingin Iran Intervensi di Negara Mayoritas Syiah Ini, 41 Agen IRGC DItangkap
Sabtu, 09 Mei 2026 - 21:25 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan tersebut, yang disiarkan oleh Bahrain News Agency, tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang dugaan kegiatan kelompok tersebut, identitas mereka yang ditangkap, atau kapan penangkapan tersebut terjadi.
Sementara itu, seperti yang dilaporkan oleh World News (2/3), analisis citra satelit terbaru menunjukkan kerusakan parah di markas Armada Kelima Angkatan Laut AS (Naval Support Activity Bahrain) di Manama. Perbandingan visual citra satelit menunjukkan bahwa dua kubah radar utama dan sejumlah struktur besar di pangkalan militer tersebut tampaknya telah hancur total akibat serangan udara.
Kerusakan skala besar ini menyusul eskalasi militer yang mematikan selama akhir pekan. Seperti yang dikutip oleh gcaptain.com (28/2), rentetan rudal dan drone kamikaze yang diluncurkan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dengan kode nama "Truthful Promise 4" menghantam pusat layanan pangkalan tersebut dengan tepat pada hari Sabtu (28/2).
Serangan tersebut memicu asap hitam tebal dari fasilitas penyimpanan bahan bakar di Manama. Balasan destruktif Teheran ini merupakan respons langsung terhadap operasi tempur gabungan skala besar AS dan Israel yang diluncurkan pada Sabtu pagi.
Karena markas besar armada terletak di Manama, dekat dengan daerah sipil, setiap serangan terhadap atau di dekat fasilitas tersebut membawa implikasi langsung terhadap keamanan dan infrastruktur sipil negara tuan rumah. Pemerintah Bahrain menggambarkan serangan itu bukan hanya sebagai insiden militer tetapi sebagai pelanggaran langsung terhadap kedaulatan nasional.
Sementara itu, seperti yang dilaporkan oleh World News (2/3), analisis citra satelit terbaru menunjukkan kerusakan parah di markas Armada Kelima Angkatan Laut AS (Naval Support Activity Bahrain) di Manama. Perbandingan visual citra satelit menunjukkan bahwa dua kubah radar utama dan sejumlah struktur besar di pangkalan militer tersebut tampaknya telah hancur total akibat serangan udara.
Kerusakan skala besar ini menyusul eskalasi militer yang mematikan selama akhir pekan. Seperti yang dikutip oleh gcaptain.com (28/2), rentetan rudal dan drone kamikaze yang diluncurkan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dengan kode nama "Truthful Promise 4" menghantam pusat layanan pangkalan tersebut dengan tepat pada hari Sabtu (28/2).
Serangan tersebut memicu asap hitam tebal dari fasilitas penyimpanan bahan bakar di Manama. Balasan destruktif Teheran ini merupakan respons langsung terhadap operasi tempur gabungan skala besar AS dan Israel yang diluncurkan pada Sabtu pagi.
Karena markas besar armada terletak di Manama, dekat dengan daerah sipil, setiap serangan terhadap atau di dekat fasilitas tersebut membawa implikasi langsung terhadap keamanan dan infrastruktur sipil negara tuan rumah. Pemerintah Bahrain menggambarkan serangan itu bukan hanya sebagai insiden militer tetapi sebagai pelanggaran langsung terhadap kedaulatan nasional.
Lihat Juga :