Takut Infiltrasi Iran, Militer Israel Nonaktifkan Sistem Pelacakan Rudal

Jum'at, 08 Mei 2026 - 14:56 WIB
loading...
A A A
"Sungguh tidak masuk akal bahwa Hizbullah mengetahui di mana mereka menembak, jadi setidaknya kita juga harus tahu dan mampu menangani insiden dan tanggapan yang wajib kita berikan," kata Langleben.

Wali Kota kota Kiryat Shmona, Avichai Stern, memperingatkan bahwa sistem tersebut telah membantu kotanya menyelamatkan nyawa warga.

"Meninggalkan kami tanpa [sistem] berarti meninggalkan lebih banyak nyawa di daerah di mana sebagian besar penduduk sudah kekurangan perlindungan," kata Stern kepada Ynet.

"Sekarang kami juga tidak diberi kemampuan untuk keluar, menyelamatkan, dan menolong mereka saat penembakan berlangsung," ujarnya.

Seorang petugas keamanan sipil di Kiryat Shmona mengatakan bahwa akhir-akhir ini ketika alarm terdengar di kota, "kami beroperasi seperti tikus buta".

"Ketika saya tidak memiliki alat ini, saya tidak tahu ke mana harus lari. Kita berada di depan putaran berikutnya, Hizbullah akan kembali menargetkan rumah kita, dan penduduk kita akan menanggung akibatnya," kata pejabat itu.

Seorang petugas keamanan sipil dari dewan lokal di utara juga menyatakan keprihatinan atas keputusan Komando Pertahanan Dalam Negeri IDF.

"Tidak ada yang berbicara kepada kami, menjelaskan, atau merasa berhutang jawaban kepada kami. Mereka hanya memutus hubungan dengan kami," kata petugas itu kepada Ynet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Olah TKP Pria Meninggal...
Olah TKP Pria Meninggal Dunia Diduga Karumga Febrie, Polisi Bawa Bantal hingga Motor
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
Berita Terkini
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved