Takut Infiltrasi Iran, Militer Israel Nonaktifkan Sistem Pelacakan Rudal

Jum'at, 08 Mei 2026 - 14:56 WIB
loading...
Takut Infiltrasi Iran,...
Militer Israel non-aktifkan sistem pelacakan rudal karena takut akan infiltrasi Iran. Foto/Iran International
A A A
TEL AVIV - Komando Pertahanan Dalam Negeri Militer Israel menolak akses ke sistem alarm keamanan karena takut akan infiltrasi Iran. Langkah ini menyebabkan keresahan di antara komunitas Israel utara.

Menurut laporan Ynet, militer Israel atau IDF baru-baru ini menonaktifkan sistem yang memberi peringatan kepada petugas tanggap darurat dan pemimpin lokal di komunitas Israel utara tentang potensi zona dampak serangan rudal asing.

Baca Juga: Hacker Iran Retas Ponsel Eks Panglima Militer Israel Herzi Halevi, Ambil 19.000 File Sensitif

Langkah ini dilakukan karena permusuhan di sepanjang perbatasan utara Israel terus berlanjut—meskipun gencatan senjata selama tiga minggu—, di mana tentara Israel melakukan serangan harian di Lebanon selatan dan Hizbullah membalas.

Menurut laporan tersebut, yang dikutip Middle East Eye (MEE), Jumat (8/5/2026), IDF khawatir bahwa intelijen Iran dapat menyusup ke sistem untuk mengumpulkan informasi tentang lokasi dampak rudal yang tepat, untuk meningkatkan akurasi dan efektivitas serangan di masa mendatang.

Pelaporan tentang lokasi jatuhnya rudal di Israel berada di bawah peraturan sensor militer yang ketat, yang semakin diperketat sejak perang Israel-Iran pada Juni 2025.

Media internasional dan lokal dilarang mempublikasikan lokasi pasti serangan rudal, karena Israel telah membatasi informasi publik tentang potensi serangan terhadap infrastruktur strategis dan militer.

Hingga baru-baru ini, sistem yang sekarang dibatasi oleh militer telah membantu otoritas lokal menanggapi serangan dengan mengirimkan tim penanggulangan pertama ke lokasi jatuhnya rudal.

Assaf Langleben, kepala Dewan Regional Galilea Atas, memperingatkan tentang "kebutaan operasional" di Israel utara setelah langkah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Pigai Desak Kematian...
Pigai Desak Kematian 5 Peserta SPPI Diusut Tuntas: Ini Peristiwa yang Serius
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Berita Terkini
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved