Jet Tempur Siluman J-35AE China untuk Pakistan Berisiko Picu Eskalasi Nuklir dengan India

Kamis, 07 Mei 2026 - 11:24 WIB
loading...
A A A
Terintegrasi ke dalam ekosistem operasional yang lebih luas, mantan pejabat intlijen India, Ashok Kumar, dalam laporan Defense Security Asia Juni 2025 menyebutkan bahwa China mungkin telah memberikan informasi intelijen, pengintaian, dan pengawasan (ISR) berbasis ruang angkasa yang penting bagi Pakistan selama permusuhan Mei 2025, mencatat bahwa intelijen tersebut membantu Pakistan mengerahkan kembali radar pertahanan udaranya untuk memantau aktivitas udara India secara efektif.

Dikombinasikan dengan ISR China, J-35AE dapat digunakan untuk mengeksploitasi celah dalam pertahanan udara India untuk menyerang jauh ke dalam, termasuk terhadap target yang terkait dengan nuklir.

Namun, menurut laporan Asia Times, Kamis (7/5/2026), kemampuan tersebut berisiko mendorong krisis di masa depan ke tingkat eskalasi yang lebih tinggi.

Rakesh Sood, mantan diplomat senior India, memperingatkan dalam laporan Februari 2026 untuk Carnegie Endowment for International Peace (CEIP) bahwa krisis India-Pakistan biasanya dimulai dengan tindakan sub-konvensional atau konvensional— serangan teroris atau serangan terbatas—diikuti oleh respons militer yang terukur dan mobilisasi balasan, seperti yang terlihat pada krisis 2001–2002 dan krisis selanjutnya.

Sood menunjukkan bahwa eskalasi berlangsung melalui pengerahan pasukan konvensional, serangan lintas batas, dan peningkatan pertukaran, sementara kedua belah pihak memberi sinyal pengekangan untuk menghindari perang skala penuh.

Dia mencatat bahwa postur nuklir Pakistan, termasuk ambiguitas dan ambang batas yang lebih rendah, menimbulkan risiko eskalasi, sementara India mengantisipasi kemungkinan ancaman nuklir jika melampaui ambang batas utama. Meskipun China mempromosikan perangkat keras militernya, seperti J-35AE, negara itu belum menjadi pemasok senjata utama.

Data dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) menunjukkan bahwa, dari tahun 2021 hingga 2025, China adalah pengekspor senjata terbesar kelima, menyumbang 5,6% dari penjualan senjata global. Sebagai perbandingan, AS memegang posisi teratas selama periode yang sama, menyumbang 42% dari penjualan senjata global—jauh melampaui China.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Sidang Cerai Wardatina...
Sidang Cerai Wardatina Mawa Masuk Tahap Akhir, Ayah Insanul Fahmi Beri Kesaksian
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Berita Terkini
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved