Terungkap, Trump Tiba-tiba Hentikan Project Freedom karena Arab Saudi Marah

Kamis, 07 Mei 2026 - 10:54 WIB
loading...
Terungkap, Trump Tiba-tiba...
Kemarahan Kerajaan Arab Saudi menjadi penyebab Presiden AS Donald Trump tiba-tiba menghentikan operasi Project Freedom di Selat Hormuz. Foto/SPA
A A A
RIYADH - Laporan media Amerika Serikat (AS), NBC News, mengungkap bahwa kemarahan Kerajaan Arab Saudi berada di balik keputusan mendadak Presiden Donald Trump menghentikan Project Freedom atau Proyek Kebebasan. Padahal, Project Freedom baru diluncurkan kurang dari 36 jam.

Menurut laporan itu, Arab Saudi dan negara-negara Teluk marah karena tidak diajak AS untuk konsultasi sebelum meluncurkan Project Freedom.

Baca Juga: AS Plinplan soal Perang Iran Berakhir: Sudah tapi Belum...

Project Freedom adalah upaya militer Amerika Serikat untuk memandu kapal-kapal melalui Selat Hormuz yang ditutup Iran.

Trump mengatakan dia menghentikan upaya itu "berdasarkan permintaan Pakistan" dan "negara-negara lain", yang tidak dia sebutkan namanya.

Ini merupakan perkembangan yang membingungkan, mengingat hal itu terjadi hanya beberapa jam setelah para pejabat senior AS tampil di televisi dan berpendapat bahwa Project Freedom sangat penting.

NBC News melaporkan bahwa sekutu Amerika di antara negara-negara Teluk terkejut dengan pengumumannya, dan Arab Saudi khususnya sangat marah.

Arab Saudi merespons dengan menutup akses Amerika ke wilayah udara mereka dan bandara tempat militer AS biasanya memelihara jet tempur dan pesawat pengisian bahan bakar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Berita Terkini
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved