IRGC: Jalur Pelayaran yang Stabil Melalui Selat Hormuz akan Terjamin setelah Ancaman AS Dinetralkan

Rabu, 06 Mei 2026 - 20:38 WIB
loading...
IRGC: Jalur Pelayaran...
Kapal melintas di Selat Hormuz. Foto/anews
A A A
TEHERAN - Angkatan laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengucapkan terima kasih kepada para kapten dan pemilik kapal di Teluk Persia dan Teluk Oman atas kerja sama mereka dengan peraturan baru Iran untuk transit melalui Selat Hormuz. Pernyataan itu muncul di tengah gencatan senjata antara Iran dan AS.

“Dengan ancaman agresor yang dinetralisir dan protokol baru yang berlaku, jalur pelayaran yang aman dan stabil melalui Selat Hormuz akan terjamin,” ungkap pernyataan IRGC pada tanggal X.

IRGC baru-baru ini menetapkan pedoman untuk jalur pelayaran yang aman bagi kapal-kapal “tidak bersalah” melalui Selat tersebut dan memperingatkan bahwa mereka akan memblokir kapal-kapal yang membawa senjata dan amunisi yang ditujukan untuk pasukan militer AS di wilayah tersebut.

Sementara itu, Iran kemungkinan besar tidak akan menerima janji AS untuk mencabut sanksi dan melepaskan dana yang dibekukan sebagai imbalan atas pembatalan rencana untuk mengenakan biaya kepada kapal-kapal yang menggunakan Selat Hormuz, menurut Foad Izadi, profesor madya di Universitas Teheran.

“Konsensus di sini adalah Amerika Serikat tidak dapat dipercaya dalam masalah keuangan ini,” katanya kepada Al Jazeera.

“Janji transfer uang di masa depan adalah sesuatu yang [memberi] Anda… pilihan antara apa yang Anda miliki dan apa yang mungkin Anda miliki di kemudian hari. Saya pikir pihak Iran akan memilih apa yang mereka miliki,” ujar Izadi.

Mencabut kebuntuan militer di Selat Hormuz dengan aman bergantung pada koordinasi dan kepercayaan yang kompleks antara rival yang sengit, demikian peringatan purnawirawan Jenderal Angkatan Darat Inggris Simon Mayall.

“Kesulitan saat ini adalah kita tidak sepenuhnya yakin siapa yang memegang kendali atau komando di Iran,” katanya kepada Al Jazeera dari London.

“Selalu ada bahaya bahwa kelompok garis keras tidak menginginkan solusi,” katanya, menambahkan bahwa de-eskalasi yang sukses “membutuhkan banyak pengamat, seringkali pengamat eksternal, untuk masuk, dan kemudian Anda perlu menguji kepercayaan.”

Selain itu, Mayall mengatakan lalu lintas sipil akan tetap waspada terhadap perkembangan apa pun ke depannya.

“Sebagian besar kapal sipil dengan awak sipil di dalamnya akan sangat khawatir… untuk melewati Selat Hormuz kecuali mereka memiliki semacam jaminan,” tambahnya. “Pendekatannya akan sangat berlapis, yang membutuhkan tingkat kepercayaan tertentu, karena tindakan balasan yang tiba-tiba akan kembali memicu kekerasan.”

Baca juga: AS Usulkan Resolusi PBB tentang Kebebasan Navigasi di Selat Hormuz
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
Otto Media Grup dan...
Otto Media Grup dan SOMETHINC Dorong Kolaborasi Bisnis Kreator
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Berita Terkini
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved