Apa Itu Pesawat KC-135 Stratotanker AS yang Hilang Sinyal saat Operasi Project Freedom?

Rabu, 06 Mei 2026 - 13:10 WIB
loading...
Apa Itu Pesawat KC-135...
Pesawat KC-135 Stratotanker AS hilang sinyal di Tengan Operasi Project Freedom. Foto/X/CENTCOM
A A A
TEHERAN - Sebuah Boeing KC-135 Stratotanker memicu sinyal darurat “7700” — kode universal untuk keadaan darurat dalam penerbangan — saat terbang di atas Teluk Arab, sebelum sinyal transpondernya menghilang. Itu terungkap dalam data pelacakan penerbangan.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional, meskipun belum ada konfirmasi resmi yang menghubungkannya dengan tindakan permusuhan, dan belum ada puing atau lokasi kecelakaan yang dilaporkan.

Apa Itu Pesawat KC-135 Stratotanker AS yang Hilang Sinyal saat Operasi Project Freedom?

1. Pesawat Pompa Bensin yang Memiliki Peran Signifikan

KC-135 Stratotanker AS, yang berfungsi sebagai stasiun pengisian bahan bakar udara untuk pesawat militer AS, adalah pesawat militer yang ditenagai oleh empat mesin turbofan yang dipasang di bawah sayap sapu dan terutama digunakan untuk pengisian bahan bakar di udara.

Pesawat ini memiliki dek kargo di atas sistem pengisian bahan bakar, memungkinkan untuk membawa penumpang dan peralatan, dan digunakan untuk mentransfer bahan bakar ke pesawat lain di udara.

Pesawat ini telah menjadi bagian dari operasi Angkatan Udara AS selama lebih dari 60 tahun dan memainkan peran sentral dalam memperluas jangkauan dan daya tahan jet tempur, pembom, dan pesawat pengintai. Pesawat ini juga mendukung pesawat dari Angkatan Laut AS, Korps Marinir, dan negara-negara sekutu.

KC-135 didasarkan pada desain Boeing 367-80, yang juga mengarah pada pengembangan pesawat penumpang komersial Boeing 707. Ratusan pesawat KC-135 masih beroperasi di Angkatan Udara AS, Garda Nasional Udara, dan Cadangan Angkatan Udara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved