Iran Memanfaatkan Gencatan Senjata untuk Mempersenjatai Diri dan Mempersiapkan Perang, Ini 6 Faktanya

Rabu, 06 Mei 2026 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Namun, informasi intelijen yang dikutip dalam laporan media menunjukkan bahwa Iran mungkin masih memiliki lebih dari setengah persediaan rudal balistiknya, bersama dengan elemen penting dari angkatan udara dan armada angkatan lautnya.

Para pejabat Iran telah memperkuat persepsi tersebut dengan pesan yang menantang. Seorang anggota parlemen mengatakan kepada kantor berita Tasnim bahwa persediaan rudal dan drone "cukup untuk menopang perang selama bertahun-tahun," menambahkan bahwa Teheran "belum menunjukkan kartu baru kami."

Sikap negosiasi Iran tidak banyak memberi sinyal urgensi untuk mencapai kesepakatan. Bahkan ketika pembicaraan berlanjut, para pejabat menekankan kekuatan daripada kompromi, dengan pernyataan berulang bahwa Teheran mempertahankan kemampuan yang signifikan. Para analis mengatakan posisi seperti itu dapat membantu mempertahankan pengaruh — dan mengulur waktu di bawah tekanan.

5. Kesempatan Mengembangkan Senjata Nuklir

Iran sebelumnya telah membatasi akses bagi inspektur nuklir internasional dan membatasi pengawasan di fasilitas-fasilitas utama, yang berulang kali menimbulkan kekhawatiran dari Badan Energi Atom Internasional. Langkah-langkah tersebut sering kali bertepatan dengan periode peningkatan tekanan, menimbulkan kekhawatiran bahwa pengurangan transparansi dapat memberikan ruang untuk memposisikan kembali kemampuan sensitif.

Beberapa analis memperingatkan bahwa gencatan senjata saat ini berisiko mengikuti lintasan yang serupa — memberikan ruang bernapas pada saat pengawasan terbatas dan aktivitas militer bergeser ke bawah tanah.

6. IRGC Mengonsolidasikan Kekuatan dan Kekuasaan

Pada saat yang sama, dinamika internal tampaknya semakin mengeras. Para analis mengatakan IRGC telah mengkonsolidasikan pengaruhnya atas pengambilan keputusan di masa perang, membentuk sikap yang menekankan daya tahan dan kesiapan daripada kompromi.

Di dalam negeri, pihak berwenang telah mempertahankan kontrol ketat, termasuk pemadaman internet yang hampir total yang memengaruhi puluhan juta orang, sementara kampanye mobilisasi yang didukung negara yang mempromosikan pengorbanan dan kesiapan perang telah diperkuat.

Gencatan senjata, pada kenyataannya, mungkin tidak memperlambat konflik — tetapi memberi Iran ruang untuk membangun kembali, menguji respons, dan menyesuaikan diri untuk fase berikutnya. Jika serangan terbaru menjadi indikasi, fase berikutnya mungkin sudah mulai terbentuk.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved