Iran Memanfaatkan Gencatan Senjata untuk Mempersenjatai Diri dan Mempersiapkan Perang, Ini 6 Faktanya

Rabu, 06 Mei 2026 - 04:40 WIB
loading...
Iran Memanfaatkan Gencatan...
Iran memanfaatkan gencatan senjata untuk mempersenjatai diri dan mempersiapkan perang. Foto/X
A A A
TEHERAN - Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran semakin dipandang sebagai jeda strategis yang digunakan Teheran untuk membangun kembali kemampuan militernya, dengan laporan media dan penilaian intelijen menunjukkan upaya aktif untuk memulihkan kekuatan serang selama masa tenang tersebut.

Dalam eskalasi besar, Iran menembakkan rudal dan drone ke UEA pada hari Senin, melanggar gencatan senjata beberapa hari setelah Donald Trump menyatakan permusuhan telah berakhir.

Eskalasi terbaru ini tampaknya memperkuat kekhawatiran lama yang diungkapkan oleh para pejabat UEA. Penasihat Diplomatik Senior Presiden Uni Emirat Arab, Anwar Gargash, telah memperingatkan bahwa Iran "tidak dapat dipercaya" terkait pengaturan di Selat Hormuz setelah agresi berbahaya terhadap negara-negara tetangganya — pandangan yang kemungkinan akan diperdalam oleh serangan baru-baru ini.

Iran Memanfaatkan Gencatan Senjata untuk Mempersenjatai Diri dan Mempersiapkan Perang, Ini 6 Faktanya

1. Iran Menggali Rudal dan Amunisi yang Terkubur di Bawah Tanah

Menurut NBC News, Iran telah mempercepat upaya untuk menggali rudal dan amunisi yang terkubur di bawah tanah atau terjebak di bawah reruntuhan akibat serangan AS-Israel, membuka kembali akses ke sistem peluncuran dan memposisikan kembali aset untuk potensi penggunaan di masa depan.

Para pejabat AS mengatakan kepada jaringan tersebut bahwa aktivitas tersebut tampaknya bertujuan untuk dengan cepat membangun kembali kemampuan rudal dan drone negara itu.


2. Iran Menguji Rudal dan Drone

Meskipun Iran membangun kembali kemampuan rudalnya, ada tanda-tanda bahwa mereka juga menguji batas gencatan senjata. Menurut laporan Associated Press, pasukan Iran telah meluncurkan rudal jelajah, drone, dan serangan perahu kecil yang menargetkan kapal-kapal di Selat Hormuz, yang mendorong pasukan AS untuk merespons, termasuk menenggelamkan beberapa kapal yang mengancam pelayaran komersial.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa gencatan senjata tidak bertahan di lapangan, meskipun pesan diplomatik terus berlanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Berita Terkini
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved