4 Motif Trump Meluncurkan Project Freedom di Selat Hormuz, Salah Satunya Menguji Kemampuan Iran

Selasa, 05 Mei 2026 - 12:19 WIB
loading...
4 Motif Trump Meluncurkan...
Presiden AS Donald Trump memiliki motif khusus untuk meluncurkan Project Freedom di Selat Hormuz. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Project Freedom menggantikan Operasi Epic Fury yang diusung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam masa gencatan senjata. Sebenarnya operasi yang terbaru bertujuan untuk mengurai kapal tanker yang terjebak di Selat Hormuz, meskipun Iran memberikan respons yang berbeda.

Pasukan AS dilaporkan menenggelamkan enam kapal kecil Iran yang berupaya mengganggu pelayaran komersial selama apa yang disebut "Proyek Kebebasan", sebuah operasi AS yang bertujuan untuk membuka kembali Selat Hormuz. Iran membantah klaim ini.

4 Motif Trump Meluncurkan Project Freedom di Selat Hormuz, Salah Satunya Menguji Kemampuan Iran

1. Menguji Kemampuan Iran di Selat Hormuz

Mark Pfeifle, seorang analis keamanan nasional AS, berbicara kepada Al Jazeera sebelumnya tentang Operasi Freedom Trump, yang menurutnya dirancang untuk menguji kemampuan Iran untuk menjaga Selat Hormuz tetap tertutup bagi kapal-kapal angkatan laut AS yang mengawal kapal-kapal komersial.

"Trump berusaha menguji cekikan Iran. Ini adalah jalur yang sangat sempit, dan dia pikir dia bisa mendapatkan pengaruh, dan kemungkinan besar dia bisa jika sejumlah besar kapal dapat melewatinya selama taktik Proyek Freedom ini,” kata Pfeifle, dilansir Al Jazeera.

“Dan dengan cara itu, dia bisa mendapatkan pengaruh yang kemudian dapat digunakan melawan Iran,” tambahnya.

“Kapal-kapal yang mendapat dukungan AS dapat melewatinya, sementara kapal-kapal Iran tidak dapat bergerak melalui Selat Hormuz. Jadi ini lebih merupakan cara untuk menguji proses bagi Tuan Trump.

“Itulah yang terjadi saat ini. Ini adalah pertempuran siapa yang dapat memberikan tekanan paling besar pada pihak lain untuk memajukan negosiasi dengan cara yang positif.”


2. Mewujudkan Perubahan Strategis

Kesepakatan antara AS dan Iran untuk mengakhiri perang mungkin saja terjadi, tetapi hanya jika mereka berhasil melewati “negosiasi tentang negosiasi” saat ini, kata Mark Kimmitt, mantan asisten menteri luar negeri AS untuk urusan politik dan militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved