Seteru Memanas! AS Klaim Tenggelamkan 6 Kapal Iran, Teheran Sebut Bualan Palsu

Selasa, 05 Mei 2026 - 07:42 WIB
loading...
Seteru Memanas! AS Klaim...
Militer AS klaim telah menenggelamkan enam kapal kecil Iran di Selat Hormuz, namun Teheran menepis dan menyebutnya sebagai bualan palsu. Foto/X @DeptofWar
A A A
TEHERAN - Perseteruan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas di Selat Hormuz pada hari Senin. Militer Amerika mengeklaim telah menghancurkan dan menenggelamkan enam kapal kecil Teheran serta mencegat rudal jelajah dan drone yang ditembakkan pasukan republik Islam tersebut saat mereka berupaya menggagalkan upaya Angkatan Laut Washington untuk membuka jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Namun, seorang pejabat militer senior Iran membantah klaim AS tentang penenggelaman enam kapal kecil militer Iran di Selat Hormuz sebagai "bualan palsu".

Baca Juga: Iran Serang Situs Minyak Uni Emirat Arab, Picu Kebakaran Besar

Stasiun penyiaran negara Iran, IRIB, melaporkan bantahan tersebut, tanpa memberikan detail lebih lanjut atau menyebutkan pejabat militer yang berbicara.

Angkatan Laut Iran mengatakan telah memperingatkan kapal-kapal perusak AS di dekat selat dan melepaskan tembakan peringatan setelah kapal-kapal tersebut mengabaikan peringatan, menurut IRIB.

Kepala Angkatan Darat Iran Mayor Jenderal Amir Hatami juga mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa kapal-kapal perusak AS disambut dengan "respons yang kuat", termasuk pengerahan rudal jelajah dan drone tempur.

Presiden AS Donald Trump meluncurkan operasi yang disebut "Project Freedom" atau "Proyek Kebebasan" pada hari Senin ketika dia berusaha merebut kendali jalur air penting tersebut dari Iran. Teheran secara efektif menutup Selat Hormuz setelah AS dan Israel memulai perang pada 28 Februari.

Kepala Komando Pusat AS atau CENTCOM, Laksamana Brad Cooper, menolak berkomentar apakah menurutnya gencatan senjata yang dimulai pada 8 April tetap berlaku ketika Iran melancarkan serangan di wilayah tersebut, termasuk dengan serangan drone dan rudal terhadap Uni Emirat Arab (UEA) pada hari Senin.

Namun Cooper mengakui upaya berkelanjutan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran untuk "mengganggu" operasi Proyek Kebebasan Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved