Iran Serang Situs Minyak Uni Emirat Arab, Picu Kebakaran Besar

Selasa, 05 Mei 2026 - 07:11 WIB
loading...
Iran Serang Situs Minyak...
Iran serang situs minyak utama Uni Emirat Arab dengan drone, picu kebakaran besar dan menyebabkan tiga warga negara India terluka. Foto/via Money Control
A A A
ABU DHABI - Drone-drone Iran telah menyerang area industri minyak utama Uni Emirat Arab (UEA) di Emirat Fujairah pada hari Senin. Serangan ini menyebabkan kebakaran besar dan setidaknya tiga orang, yang diidentifikasi sebagai warga negara India, terluka.

Selain drone, rudal-rudal Iran juga menyerang wilayah negara Arab Teluk tersebut. Kendati demikian, Kementerian Pertahanan UEA mengeklaim telah berhasil memukul mundur serangan rudal dan pesawat tak berawak Iran.

Baca Juga: Dibantu Iron Dome Israel, UEA Cegat 19 Rudal dan Drone Iran

Kantor media pemerintah UEA, dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Facebook, menyatakan serangan drone Iran menargetkan Zona Industri Perminyakan Fujairah dan menyebabkan kebakaran besar di lokasi tersebut. Tiga warga India yang terluka akibat serangan itu telah dibawa ke rumah sakit.

Sebelumnya serangan drone terjadi, Kementerian Pertahanan UEA mengatakan tiga rudal jelajah Iran berhasil ditembak jatuh di atas perairan teritorial negara Arab tersebut. Satu rudal jelajah lainnya jatuh ke laut, kata kementerian itu dalam unggahan di X.

Kementerian Luar Negeri UEA mengutuk apa yang disebutnya sebagai "agresi Iran yang diperbarui".

Laporan lain dari CNN menyebutkan bahwa sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel berhasil mencegat rudal Iran di atas Uni Emirat Arab pada hari Senin.

Pemerintah maupun militer Iran tidak berkomentar atas serangan tersebut. Namun, seorang pejabat militer senior Iran mengatakan Teheran tidak memiliki rencana untuk menargetkan UEA, sebagaimana dilaporkan IRIB News,Selasa (5/5/2026).

Pada hari yang sama, Fars News Agency yang berbasis di Iran melaporkan bahwa militer Teheran telah menyerang kapal patroli Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) di dekat Selat Hormuz. Komando Pusat AS atau CENTCOM menolak klaim tersebut, mengatakan tidak ada kapal Angkatan Laut yang terkena serangan Iran.

Ketegangan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump berjanji pada hari Minggu untuk "membantu membebaskan" kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz. Jalur perairan utama tersebut, yang menyumbang sekitar 20% dari perdagangan minyak laut global, secara de facto telah ditutup Iran setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.

Gangguan ini telah menyebabkan harga minyak melonjak, dengan harga bensin rata-rata nasional di AS melebihi USD4,40 per galon.

Meskipun biaya konsumen meningkat dan tingkat ketidaksetujuan mencapai rekor tertinggi, Trump memutuskan untuk mempertahankan blokade Angkatan Laut terhadap pelabuhan Iran untuk menekan Teheran agar menyetujui penyelesaian damai yang memuaskan bagi Washington.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut blokade tersebut sebagai "tindakan perang" yang melanggar gencatan senjata yang dicapai pada awal April.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Revolusi Islam di Iran...
Revolusi Islam di Iran Akan Terus Berlanjut, Ini 3 Indikasi Utamanya
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
19 Orang Tewas dalam...
19 Orang Tewas dalam Kerusuhan Penjara di Sri Lanka, Diduga Dipicu Perebutan Kendali Narkoba
Rekomendasi
Gugatan Praperadilan...
Gugatan Praperadilan Roy Suryo soal Penggeledahan Diputus Hari Ini
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
Nasib Gugatan Praperadilan...
Nasib Gugatan Praperadilan Roy Suryo terkait Penggeledahan Diputuskan Hari Ini, Berikut 11 Tuntutannya
Berita Terkini
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Wakil Menteri Sembunyikan...
Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Senilai Rp361 Miliar di Dalam Galon Air Minum
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved