Pakar Militer Sebut Misi AS di Selat Hormuz Bisa Ciptakan Bencana Besar

Senin, 04 Mei 2026 - 16:20 WIB
loading...
A A A
Ullman mengatakan keberhasilan pada akhirnya membutuhkan diplomasi. “Satu-satunya solusi untuk krisis ini adalah pembukaan kembali selat, diikuti dengan negosiasi diplomatik yang panjang dengan Iran untuk mengatasi ambisi nuklirnya. Jika misi ini merupakan langkah pertama yang dipikirkan dengan matang, selamat kepada pemerintahan Trump. Tetapi jika hanya dipikirkan setengah-setengah dan menyebabkan eskalasi, itu bisa menjadi bencana.”

Ia menambahkan, “Negosiasi, bukan pengeboman, adalah satu-satunya cara agar ini dapat diselesaikan tanpa mengganggu tatanan ekonomi internasional.”

“Jika ini adalah pendahuluan untuk negosiasi dan Iran akan bersikap pasif dalam mengizinkan kapal untuk melintasi Teluk, ini adalah langkah pertama yang bagus,” kata Ullman kepada Al Jazeera. “Tetapi apakah selat itu sudah dipasangi ranjau? Akankah Iran mengizinkan kapal perang AS melakukan ini?”

Ia menggambarkan gambaran suram tentang apa yang dipertaruhkan jika Teluk tetap tertutup.

“Jika Anda berpikir enam bulan ke depan dan kita telah menolak 20 persen ekspor energi dunia, sejumlah besar fosfor yang penting untuk pupuk, kita bisa mengalami bencana ekonomi global.” Menggunakan pemodelan AI, ia mengatakan dunia dapat kehilangan “empat, lima, atau enam triliun dolar dalam perdagangan”, dengan harga bensin berpotensi mencapai “$7 atau $8 per galon di Amerika Serikat.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Hancurkan Kroasia di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved