Tembus Blokade AS, Kapal Tanker Iran Kedua Memasuki Selat Lombok Indonesia

Senin, 04 Mei 2026 - 11:14 WIB
loading...
Tembus Blokade AS, Kapal...
Kapal tanker minyak Iran kedua, Derya, berhasil menembus blokade Angkatan Laut AS di Selat Hormuz. Kapal itu sekarang memasuki Selat Lombok, Indonesia. Foto/X @TankerTrackers
A A A
JAKARTA - Kapal tanker super Iran kedua dilaporkan telah memasuki Selat Lombok, Indonesia, setelah menghindari blokade Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) di sekitar Selat Hormuz.

Data pelacakan minyak menunjukkan sebagian besar pengiriman minyak mentah Iran yang diluncurkan pada bulan April telah mencapai tujuan mereka meskipun ada pencegatan Angkatan Laut Amerika.

Baca Juga: AS Coba Jebol 'Benteng' Iran di Selat Hormuz, Kerahkan Lebih dari 100 Pesawat dan Kapal Perang

Situs pemantau pengiriman minyak, TankerTrackers.com, melaporkan kapal tanker minyak mentah super besar Iran kedua yang diidentifikasi sebagai DERYA telah memasuki Selat Lombok.

Situs tersebut mengatakan kapal DERYA sekarang berlayar di perairan Indonesia menuju Kepulauan Riau setelah upaya sebelumnya untuk mengirimkan 1,88 juta barel minyak mentah Iran ke India pada pertengahan April gagal.

Dalam sebuah unggahan di X, Senin (4/5/2026), TankerTrackers.com mengatakan bahwa kapal tersebut kemudian mengubah haluan dan melanjutkan perjalanan ke selatan sementara beberapa kapal tanker terkait Iran lainnya di wilayah tersebut dialihkan oleh pasukan Angkatan Laut AS.

Situs itu mengatakan bahwa kapal DERYA sekarang bergerak menuju titik pertemuan yang direncanakan di gugusan pulau Riau.

Perkembangan ini terjadi satu hari setelah TankerTrackers.com melaporkan bahwa kapal tanker super Iran lainnya, HUGE, yang membawa 1,9 juta barel minyak mentah, juga telah memasuki Selat Lombok setelah menghindari upaya pemantauan AS.

Kedua kasus tersebut menunjukkan bahwa beberapa kapal pengiriman Iran terus menggunakan jalur maritim alternatif meskipun aktivitas Angkatan Laut AS meningkat yang bertujuan untuk mengganggu ekspor minyak Teheran.

Menurut perusahaan pemantau tersebut, sekitar 25 kapal tanker minyak berangkat dari pelabuhan Iran membawa minyak mentah selama bulan April.

Dari jumlah tersebut, tujuh dilaporkan dialihkan kembali ke pelabuhan Iran oleh Angkatan Laut AS, sementara dua disita oleh pasukan Amerika.

Kapal-kapal yang tersisa telah mencapai tujuan yang direncanakan atau berhasil tiba di titik pertemuan yang telah ditentukan.

Pergerakan kapal tanker terbaru ini menyoroti kompleksitas penegakan pembatasan maritim di jalur pelayaran regional yang luas.

Selat Lombok telah menjadi jalur alternatif yang semakin penting bagi kapal-kapal yang berupaya menghindari pengawasan ketat di perairan yang lebih banyak dipatroli, yang menggarisbawahi tantangan yang dihadapi upaya untuk membatasi ekspor minyak mentah Iran di tengah ketegangan regional yang sedang berlangsung.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Aroma Konspirasi Mencuat:...
Aroma Konspirasi Mencuat: Gol Dianulir Wasit, Iran Gagal Lolos Otomatis ke Fase Gugur
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved