AS Coba Jebol 'Benteng' Iran di Selat Hormuz, Kerahkan Lebih dari 100 Pesawat dan Kapal Perang
Senin, 04 Mei 2026 - 07:26 WIB
loading...
A
A
A
"Saya sepenuhnya menyadari bahwa perwakilan saya sedang melakukan diskusi yang sangat positif dengan Negara Iran, dan bahwa diskusi ini dapat menghasilkan sesuatu yang sangat positif bagi semua pihak," tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
Trump mengatakan negara-negara dari seluruh dunia telah meminta bantuan Amerika untuk berlayar melalui jalur air utama dan keluar dari Teluk.
"Demi kebaikan Iran, Timur Tengah, dan Amerika Serikat, kami telah memberi tahu negara-negara ini bahwa kami akan memandu kapal-kapal mereka dengan aman keluar dari jalur air yang dibatasi ini, sehingga mereka dapat dengan bebas dan mampu melanjutkan bisnis mereka," kata Trump, seperti dikutip AFP.
"Proses ini, Proyek Kebebasan, akan dimulai Senin pagi, waktu Timur Tengah," imbuh dia.
Pada 29 April, lebih dari 900 kapal komersial berada di Teluk, menurut perusahaan intelijen maritim AXSMarine. Jumlahnya lebih dari 1.100 pada awal konflik.
Sementara itu, seorang pejabat senior Iran memperingatkan bahwa Teheran akan menganggap setiap upaya AS untuk ikut campur di Selat Hormuz sebagai pelanggaran gencatan senjata.
Trump mengatakan negara-negara dari seluruh dunia telah meminta bantuan Amerika untuk berlayar melalui jalur air utama dan keluar dari Teluk.
"Demi kebaikan Iran, Timur Tengah, dan Amerika Serikat, kami telah memberi tahu negara-negara ini bahwa kami akan memandu kapal-kapal mereka dengan aman keluar dari jalur air yang dibatasi ini, sehingga mereka dapat dengan bebas dan mampu melanjutkan bisnis mereka," kata Trump, seperti dikutip AFP.
"Proses ini, Proyek Kebebasan, akan dimulai Senin pagi, waktu Timur Tengah," imbuh dia.
Pada 29 April, lebih dari 900 kapal komersial berada di Teluk, menurut perusahaan intelijen maritim AXSMarine. Jumlahnya lebih dari 1.100 pada awal konflik.
Sementara itu, seorang pejabat senior Iran memperingatkan bahwa Teheran akan menganggap setiap upaya AS untuk ikut campur di Selat Hormuz sebagai pelanggaran gencatan senjata.
Lihat Juga :