Jika Teheran Berperilaku Buruk, Trump Ancam Serang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 - 15:03 WIB
loading...
A A A
Washington telah berulang kali mengatakan bahwa mereka tidak akan mengakhiri perang, yang telah menyebabkan kematian ribuan orang, tanpa kesepakatan yang mencegah Iran memperoleh senjata nuklir, tujuan utama yang dikutip Trump ketika ia melancarkan serangan pada bulan Februari di tengah pembicaraan nuklir. Iran mengatakan program nuklirnya bersifat damai.

Berbicara dengan syarat anonim untuk membahas diplomasi rahasia, pejabat senior Iran tersebut mengatakan Teheran percaya bahwa proposal terbarunya untuk menunda pembicaraan nuklir ke tahap selanjutnya merupakan perubahan signifikan yang bertujuan untuk memfasilitasi kesepakatan.

Berdasarkan proposal tersebut, perang akan berakhir dengan jaminan bahwa Israel dan Amerika Serikat tidak akan menyerang lagi. Iran akan membuka selat tersebut, dan Amerika Serikat akan mencabut blokadenya.

Pembicaraan selanjutnya kemudian akan diadakan mengenai pembatasan program nuklir Iran sebagai imbalan atas pencabutan sanksi, dengan Iran menuntut Washington mengakui haknya untuk memperkaya uranium untuk tujuan damai, bahkan jika Iran setuju untuk menangguhkan program nuklirnya.

“Dalam kerangka kerja ini, negosiasi mengenai isu nuklir yang lebih rumit telah dipindahkan ke tahap akhir untuk menciptakan suasana yang lebih kondusif,” kata pejabat tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Bangunan Bimbingan Belajar...
Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas
Rekomendasi
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Berita Terkini
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved